oleh

Kadis Sosial Donggala Data Warga Miskin

-Daerah-1.098 views

PENATEGAS – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Donggala, Muhammad, S. STP., M.Si mengunjungi masyarakat guna mengvalidasi data status kesejahteraan sosial warga yang masuk dalam indikator sangat miskin di empat kelurahan di Kecamatan Banawa, Kamis (24/6).

Kunjungan Kadis Sosial yang melibatkan, Camat Banawa, kepala kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta ketua Rukun Tetangga (RT) setempat langsung mendatangi rumah warga guna melihat langsung status sosial sekaligus melakukan wawancara dengan kepala keluarga penerima manfaat.

“Hari ini kami mengambil sampel tiga kepala keluarga yang ada di Kelurahan Boya dan Kelurahan Meleni yang masuk dalam data sebagai keluarga sangat miskin guna melihat langsung status sosial warga,” ucap Muhammad.

Kadis Sosial Donggala Data Warga Miskin
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Donggala, Muhammad, S. STP., M.Si usai melakukan wawancara dengan keluarga Safina Husain di RT 02 RW 01, Kelurahan Boya Kecamatan Banawa.

Berdasarkan hasil wawancara seputar status sosial warga dengan kepala keluarga akhirnya Kadis Sosial menyimpulkan bahwa warga tersebut layak dimasukkan dalam data masyarakat sangat miskin.

Sebagai pencetus program aplikasi “Si Pelayan Bansos”, Kadis Muhammad menerangkan, indikator yang digunakan untuk mendata status sosial masyarakat terdiri dari kategori sangat miskin, miskin, hampir miskin dan rentan miskin.

“Indikator inilah yang diupayakan pemerintah agar status kesejahteraan sosial masyarakat menjadi middleclass (kelas menegah)”, ungkap mantan Kabag Kesra Kabupaten Donggala.

Kadis Sosial Donggala Data Warga Miskin
Foto bersama Kadis Sosial Kabupaten Donggala, Muhammad, S. STP., M.Si didampingi Camat Banawa Rustam, SH, Lurah Boya, Reny Oktara, SE, Ketua RT. 02, RT. 01, Rafiah Djamaludi dan Tim Dinas Sosial Kabupaten Donggala

Guna mensinkronkan data warga sangat miskin, Dinas Sosial Kabupaten Donggala mengambil sampel di Kelurahan Labuan Bajo, Tanjung Batu, Boya dan Kelurahan Meleni Kecamatan Banawa.

Dengan sampel tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan mendata kembali masyarakat di tiap kelurahan guna mencocokkan data yang ada, sehingga bantuan yang dikucurkan pemerintah tepat sasaran.“ Upaya inilah yang harus dilakukan untuk mengetahui angka kemiskinan di Kabupaten Donggala setiap tahunnya,” terangnya. (Adam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.