oleh

Gubernur Sulteng Bersama Tim Ahli Menteri Pertanian Gelar Ratas

-Nasional-179 views

PENATEGAS – Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura menggelar Rapat Terbatas (RATAS) bersama Tim Ahli Menteri Pertanian, Erik Tamalagi dalam rangka pengembangan pertanian Sulawesi Tengah sebagai daerah penyangga pangan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, di ruang kerja Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (4/7).

Ratas yang digelar antara Gubernur Sulawesi Tengah dan Tim Ahli Menteri Pertanian merupakan bahan Laporan kepada Menteri Pertanian Sahrul Yasin Limpo, terkait kesiapan Pengembangan Kawasan Pangan Nusantara dan kesiapan Sulawesi Tengah sebagai Penyangga IKN.

Dalam ratas tersebut, Erik Tamalagi menyampaikan amanat Menteri Pertanian kepada Gubernur Sulawesi Tengah kiranya lokasi pengembangan kawasan pangan nusantara memiliki legalitas agar pengelolaannya berjalan baik.

Tim Ahli Menteri Pertanian menyampaikan, Negara Indonesia dinyatakan sebagai swasembada pangan oleh Food and Agriculture Organization (FAO), karena selama tiga tahun belakangan tidak menerima impor pangan dari negara luar.

“Stop Impor pangan Ini terjadi, merupakan bagian kontribusi yang cukup besar dari Sulawesi Tengah,” ucap Erik

Hal yang sama juga disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusdi Mastura dalam ratas tersebut. menurut Gubernur Rusdi Mastura, profesi petani kedepan akan menjadi primadona, karena dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Dalam rangka kesiapan tersebut Gubernur telah menginstruksikan agar petani milenial Sulawesi tengah diberikan pelatihan untuk mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan moderen.

Dalam ratas tersebut, Gubernur meminta kepada instansi terkait memberi perhatian serius terhadap pengembangan potensi pertanian, perkebunan dan peternakan dan Perikanan.

“Kedepan Bappeda saya minta program – program unggulannya. “Yang tidak mendukung Visi dan Misi agar dialihkan kepada program unggulan untuk mewujudkan tercapainya visi dan misi gubernur, tegas Rusdi Mastura.

Gubernur juga meminta Kepala Dinas Pertanian , Dan BPPT dapat mempersiapkan data yang dibutuhkan dalam pengembangan produktivitas pertanian untuk disampaikan pada pertemuan bersama Menteri Pertanian.

Ratas yang diikuti, Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura, Nelson Haitubun, Kepala BPPT Dr. Abdul Wahab, M.Si, Staf Ahli Gubernur Bidang Fiskal, Rony Tanusaputra , Tim Ahli Gubernur Bidang Ketahanan Pangan , Pertanian , Perkebunan dan Hortikultura , Peternakan dan SDA, Moh. Hamdi dan Kepala Sekretariat TA Gubernur, Andi Aril Pattalau.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.