Gerakan 1 Hari 1 Juz bagi ASN Sejalan dengan Nilai Kearifan Lokal

Daerah440 views

PENATEGAS – Gubernur Sulteng, Dr. Anwar Hafid mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memperkuat spiritualitas selama bulan suci Ramadhan melalui Gerakan Membaca Al-Qur’an 1 Hari 1 Juz.

Ajakan tersebut diwujudkan dengan kegiatan membaca Al-Qur’an bersama usai Salat Zuhur di lingkungan kantor pemerintahan. Menurut Gubernur, gerakan ini bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan upaya membangun kebersamaan spiritual di tengah birokrasi.

“Aparatur negara tidak hanya dituntut profesional, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat. Pemerintahan yang bersih dan berwibawa lahir dari pribadi yang berakhlak,” ujarnya.

Sementara Tokoh budaya Sulawesi Tengah, Dr. H. Suaib Djafar, menilai langkah tersebut sejalan dengan nilai kearifan lokal masyarakat Kaili. Ia mengutip ungkapan, “Kana Mosipeili Mosangu Ridala Nukabeloa” yang berarti selalu mengajak bersama dalam kebaikan.

“Budaya kita mengajarkan bahwa kebaikan akan lebih kuat jika dilakukan secara kolektif. Membaca Al-Qur’an bersama bukan hanya mempererat iman, tetapi juga memperkuat solidaritas dan rasa persaudaraan di lingkungan kerja,” jelasnya.

Suaib juga mengingatkan pesan luhur “Belarapovia, Belorakava”, kebaikan yang dilakukan akan kembali sebagai kebaikan. Dalam konteks pemerintahan, menurutnya, pelayanan yang dilandasi kejujuran dan niat tulus akan menghadirkan kepercayaan masyarakat.

Kata dia, Gerakan 1 Hari 1 Juz ini diharapkan tidak berhenti sebagai program Ramadhan semata, tetapi menjadi budaya positif dalam membangun pemerintahan yang berintegritas, humanis, dan dipercaya rakyat.

Ini bukti bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah menegaskan komitmennya untuk memadukan nilai religius dan kearifan lokal dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.

Baca Juga: https://penategas.id/safari-ramadhan-perdana-pemprov-sulteng-ajak-umat-memakmurkan-masjid-dan-perkuat-keimanan/

News Feed