Pesan Tegas Bupati Vera Elena Laruni: Kadis PU Harus Tahan Godaan, Dinkes Benahi Layanan

Daerah602 views

PENATEGAS – Suasana penuh khidmat sekaligus hangat mewarnai Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Donggala, Senin (30/03/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Donggala, Vera Elena Laruni ini dirangkaikan dengan momentum Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 Hijriah, menambah nuansa kebersamaan dan silaturahmi usai bulan suci Ramadan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Rustam Effendi, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, serta pejabat administrator lingkup Pemerintah Kabupaten Donggala.

Dalam prosesi tersebut, dua pejabat Pimpinan Tinggi Pratama resmi dilantik, yakni Moh. Syarief U. Hi. Moh. Arief sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, serta Aprina Lingkeh sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala.

Selain itu, dua Kepala Desa PAW juga diambil sumpahnya, yaitu Ajelan untuk Desa Siweli, Kecamatan Balaesang, dan Hardin untuk Desa Oti, Kecamatan Sindue Tobata.

Dalam sambutannya, Bupati Vera menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan dilakukan secara objektif dan transparan melalui mekanisme assessment yang profesional.

Ia menekankan tidak adanya intervensi dalam penentuan jabatan tersebut. “Ini murni hasil assessment. Silahkan konfirmasi kepada Ketua Panitia Seleksi,” tegasnya.

Lebih jauh, Bupati mengingatkan pentingnya membangun kolaborasi dalam menjalankan pemerintahan.

Menurutnya, keberhasilan program pembangunan tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor.

“Dari sekian banyak program, kita harus mampu berkolaborasi demi hasil yang maksimal,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

 “Jabatan adalah ruang pengabdian. Hadirkan manfaat nyata dan perubahan bagi masyarakat,” pesannya.

Khusus kepada Kepala Dinas PUPR yang baru, Bupati memberikan penekanan serius terkait integritas.

Ia mengingatkan agar tidak tergoda oleh praktik-praktik yang dapat merusak kepercayaan publik. “Jaga integritas. Tahan godaan. Jangan sampai jabatan ini mencoreng nama baik saudara,” tegasnya.

Sementara itu, kepada Kepala Dinas Kesehatan, perhatian difokuskan pada persoalan krusial terkait ketersediaan obat-obatan dan peningkatan mutu layanan kesehatan.

Bupati meminta agar kekurangan yang masih terjadi di fasilitas kesehatan segera ditangani secara menyeluruh.

“Ketersediaan obat harus dipenuhi dan pelayanan di Puskesmas harus benar-benar ditingkatkan. Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama,” tandasnya.

Pesan tegas juga disampaikan kepada para Kepala Desa yang baru dilantik. Bupati menegaskan bahwa setelah pelantikan, tidak ada lagi sekat perbedaan di tengah masyarakat.

 “Tidak ada lagi istilah pendukung atau bukan pendukung. Semua warga adalah tanggung jawab Anda,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat desa untuk kembali bersatu, melupakan perbedaan pasca pemilihan, serta bersama-sama membangun desa.

“Mari bangkit dan bergotong royong menggali potensi desa. Kekuatan kita ada pada persatuan,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan suasana Halal Bi Halal yang penuh kehangatan, mempererat silaturahmi dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Donggala yang lebih maju dan berdaya saing.

News Feed