Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Donggala Serukan Penguatan Persatuan di Tengah Tantangan Global

Daerah568 Dilihat

PENATEGAS – Pemerintah Kabupaten Donggala menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Donggala, Senin (01/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Donggala, Mohamad Yusuf, S.E., M.Si, yang mewakili Bupati Donggala sebagai Inspektur Upacara.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, sebuah tema yang menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya menjadi perekat persatuan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dan stabilitas dunia.

Dalam kesempatan tersebut, Mohamad Yusuf membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

Dalam pidato itu ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk melakukan refleksi dan memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila harus terus hidup dalam tindakan, kebijakan, dan perilaku seluruh anak bangsa. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa ideologi bangsa harus tetap menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” demikian isi pidato yang dibacakan oleh Inspektur Upacara.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi “bintang penuntun” bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai dinamika global.

Di tengah ketidakpastian dunia yang ditandai dengan konflik, perubahan geopolitik, hingga disrupsi teknologi, Indonesia tetap mampu berdiri kokoh sebagai negara yang menjunjung tinggi persatuan dalam keberagaman.

Dengan lebih dari 17 ribu pulau, ratusan suku, bahasa, dan budaya yang berbeda, Indonesia dinilai berhasil menunjukkan kepada dunia bahwa keberagaman bukanlah penghalang untuk bersatu. Justru melalui Pancasila, seluruh elemen bangsa dapat dipersatukan dalam satu identitas kebangsaan yang kuat.

http://Baca Juga: https://penategas.id/2026/06/01/lets-grow-montessori-school-hadirkan-family-gathering-2026-bertema-kembali-pulang-untuk-perkuat-kehangatan-keluarga/

Dalam pidato tersebut juga ditegaskan bahwa Pancasila merupakan “jangkar moral” bangsa Indonesia yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

Oleh karena itu, seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology), bukan sekadar simbol atau slogan.

“Saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan Indonesia, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup.

Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau sekadar teks dalam buku sejarah,” tegasnya.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Donggala Dr. Mohamad Yasin Lataka, S.E., M.M., Ak, unsur Forkopimda Kabupaten Donggala, perwakilan BNN Kabupaten Donggala, para asisten dan staf ahli bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pimpinan perbankan yang ada di Kabupaten Donggala.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, Pemerintah Kabupaten Donggala menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat semangat persatuan, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta mengimplementasikan Pancasila sebagai dasar dalam pembangunan daerah dan kehidupan bermasyarakat.

 

News Feed