PENATEGAS – Pemerintah Kabupaten Donggala kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan sektor kemaritiman dan keamanan wilayah perairan melalui kehadiran pada Gala Dinner Satuan Tugas Operasi Trisila (Ops Trisila) ke-26 Tahap II TNI Angkatan Laut Tahun 2026 yang digelar di atas KRI Teluk Kupang-519, Selasa malam (02/06/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Donggala Vera Elena Laruni, S.E. diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Donggala, Mohammad Yusuf Lamakampali, S.E., M.Si.
Acara berlangsung di Dermaga Pangkalan TNI Angkatan Laut Sulawesi Tengah, Kelurahan Watusampu, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Tengah.
Kegiatan gala dinner tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan dan koordinasi antara TNI Angkatan Laut dengan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan laut sekaligus mendorong pemanfaatan potensi maritim secara berkelanjutan di wilayah Sulawesi Tengah.
Turut hadir dalam kegiatan itu Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah, Rudi Dewanto, S.E., M.M., yang mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda, Ketua DPRD Kota Palu, perwakilan Pemerintah Kota Palu, Pemerintah Kabupaten Sigi, instansi vertikal, serta berbagai mitra kerja strategis lainnya.
Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Komando Armada II sekaligus Komandan Satgas Trisila-26 Tahap II, Laksamana Pertama TNI Endra Hartono, S.H., M.Han., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pemerintah daerah serta masyarakat Sulawesi Tengah yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Operasi Trisila-26 Tahap II.
Menurutnya, operasi tersebut tidak hanya berorientasi pada penguatan pertahanan dan keamanan laut, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Selama pelaksanaan operasi di wilayah Sulawesi Tengah, Satgas Trisila melaksanakan bakti kesehatan, donor darah, pembagian paket sembako, program open ship bagi masyarakat, aksi peduli lingkungan, hingga latihan pendaratan amfibi di Pantai Talise.
Latihan pendaratan amfibi tersebut melibatkan berbagai unsur kekuatan TNI Angkatan Laut, mulai dari kapal perang, helikopter, hingga prajurit Korps Marinir, sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut Indonesia.
Sementara itu, mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, Rudi Dewanto menegaskan bahwa keberadaan dan kegiatan TNI Angkatan Laut di daerah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan kawasan pesisir dan kemaritiman.
Dengan garis pantai yang panjang serta kekayaan sumber daya laut yang melimpah, Sulawesi Tengah membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, masyarakat, dan TNI Angkatan Laut untuk menjaga keamanan sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi maritim.
Kehadiran Pemerintah Kabupaten Donggala dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata dukungan terhadap upaya penguatan kolaborasi lintas sektor.
Selain mempererat hubungan kelembagaan, momentum ini juga diharapkan mampu mendorong terciptanya kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan sektor kelautan, peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta penguatan sistem pertahanan dan keamanan maritim di Sulawesi Tengah.
Melalui sinergi yang semakin erat antara pemerintah daerah dan TNI Angkatan Laut, Kabupaten Donggala optimistis dapat berkontribusi dalam mewujudkan wilayah pesisir yang aman, produktif, dan berdaya saing sebagai bagian dari pembangunan maritim nasional.






