Penataan Kawasan Pelabuhan Donggala, Pemkab Siapkan Relokasi UMKM ke Anjungan yang Lebih Tertib dan Representatif

Daerah701 views

PENATEGAS – Pemerintah Kabupaten Donggala terus berupaya menata kawasan strategis daerah guna menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah meninjau langsung lokasi rencana relokasi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini beraktivitas di depan Pelabuhan Donggala, Selasa (04/03/2026).

Peninjauan tersebut dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Donggala (Asisten II), Muhammad Fahri, S.Sos., M.Si bersama Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Dr. Pattakali, SE,. M.Si serta Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Muhammad, S.STP., M.Si

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari persiapan penataan kawasan sekaligus rencana relokasi para pelaku UMKM ke area anjungan yang dinilai lebih aman, tertib, dan memiliki potensi ekonomi yang lebih besar.

Muhammad Fahri menjelaskan bahwa langkah relokasi ini bukan sekadar memindahkan lokasi berjualan, tetapi merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam menciptakan tata ruang kawasan pelabuhan yang lebih baik.

Kawasan pelabuhan, menurutnya, merupakan salah satu pintu masuk utama Kabupaten Donggala yang harus ditata agar mencerminkan wajah daerah yang rapi dan ramah bagi pengunjung.

“Pemerintah daerah berkomitmen memberikan ruang usaha yang layak bagi para pelaku UMKM. Penataan ini bertujuan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan dengan baik, namun tidak mengganggu arus lalu lintas, keselamatan, maupun kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di sekitar pelabuhan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan UMKM merupakan bagian penting dari penggerak ekonomi daerah. Oleh karena itu, kebijakan relokasi dilakukan dengan pendekatan yang mempertimbangkan keberlangsungan usaha para pedagang agar tetap produktif.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Dr. Pattakali, menilai lokasi anjungan yang disiapkan memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat aktivitas UMKM baru di Donggala. Selain lebih tertata, kawasan tersebut juga dapat menjadi ruang yang menarik bagi masyarakat maupun wisatawan.

Menurutnya, jika dikelola dengan baik, area anjungan tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga dapat berkembang sebagai sentra kuliner dan ekonomi kreatif yang mampu meningkatkan daya tarik pariwisata daerah.

“Dengan penataan yang lebih baik, pelaku UMKM akan mendapatkan tempat usaha yang lebih representatif, nyaman, dan memiliki peluang lebih besar untuk menarik minat pengunjung,” ungkapnya.

Peninjauan lokasi tersebut turut dihadiri Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Donggala, Haidar AM.AP., M.Si, Kepala Bidang Perhubungan Darat dan Angkutan Jalan Johan Dwirisyanto, S.Sos Pelaksana Tugas Camat Banawa Muhammad Reza, SP., M.AP, Lurah Kabonga Kecil Dirham, S.So, serta Koordinator UMKM Kabupaten Donggala Hawang, S.Sos.

Kehadiran berbagai unsur pemerintah ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan proses relokasi berjalan secara terencana dan melibatkan berbagai pihak terkait.

Pemerintah Kabupaten Donggala berharap proses penataan dan relokasi UMKM ini dapat berlangsung lancar dengan dukungan seluruh pihak, terutama para pelaku usaha.

Melalui langkah ini, diharapkan kawasan Pelabuhan Donggala dapat tertata lebih baik tanpa mengurangi semangat dan produktivitas para pelaku UMKM yang selama ini menjadi bagian penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: https://penategas.id/seleksi-terbuka-jpt-pratama-donggala-2026-resmi-dimulai-wabup-tegaskan-komitmen-sistem-merit/

News Feed