Tiga Kecamatan Bebas Stunting di Kabupaten Donggala

Daerah84 views

PENATEGAS – Tiga Kecamatan di Kabupaten Donggala dinyatakan bebas stunting (kekerdilan pada anak) oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) tahun 2023.

“Tahun 2023 ditetapkan lokus stunting untuk tahun 2024. Tinggal 28 desa dari 8 kecamatan di tahun 2023. Ini sebagai lokus dari 41 desa,” ucap Kadis PPKB Donggala, Drs. H. La Samudia Dalili, M.Si di Donggala, Selasa (19/12/23).

Kadis menjelaskan, tahun 2023, sejumlah kecamatan di Kabupaten Donggala telah dinyatakan bebas stunting sesuai laporan dari Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB).

La Samudia menyebutkan, kecamatan yang zero stunting adalah, Kecamatan Pinembani, Kecamatan Rio Pakava dan Kecamatan Sojol Utara.

“Melihat hal tersebut bahwa angka atau persentase stunting di Kabupaten Donggala akan turun, berdasarkan lokus stunting dari 41 desa tinggal 28 desa,” ucapnya.

Untuk intervensi tahun 2024 mendatang lanjutnya, penanganan stunting ada sejumlah langkah yang akan dilakukan, diantaranya mengedukasi calon pengantin tentang pola hidup bersih.

“DPPKB tugas pokoknya yang berkaitan dengan stunting adalah sebagai pencegahan atau perubahan perilaku. Jadi memperbanyak sosialisasi, edukasi, komunikasi dan informasi di tahun 2024 mendatang,” terang kadis.

Melalui strategi yang akan diterapkan di tahun 2024 diharapkan dapat mengurangi angka stunting karena yang diberi edukasi adalah ibu yang memiliki bayi, calon pengantin, ibu hamil, dan ibu pasca persalinan.

“Kita akan memberikan pemahaman tentang hidup bersih dan pola asuh yang baik kepada ibu untuk diterapkan kepada bayinya. Karena, 1000 Hari Pertama kehidupan manusia menjadi kunci utama,” katanya.

Tahun 2024 mendatang dinas yang dipimpinnya menelorkan program prioritas untuk penanganan stunting yakni, “Orang Tua Hebat dan DASAT”, (Dapur Sehat Atasi Stunting). Program tersebut akan diberikan kepada remaja putri melalui edukasi.

Ke depan, jika remaja putri telah berkeluarga, akan melakukan menerapkan pembinaan yang didapatkan terhadap bayi atau balitanya. (***)

News Feed