STKIP Tomakaka Tiwikrama Donggala Siap Laksanakan KKN 2025, Wujud Nyata Tridharma Perguruan Tinggi

Pendidikan977 views

PENATEGAS – Ketua Badan Pengelola Harian (BPH) STKIP Tomakaka Tiwikrama Donggala, Hojianto, S.Pd., M.Si., M.Pd., secara resmi mengumumkan kesiapan kampusnya dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2025.

Pengumuman tersebut disampaikan usai rapat koordinasi bersama Ketua STKIP Tomakaka Tiwikrama Pasangkayu, Iskandar, S.Pd., M.Pd, didampingi oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik, Muh. Sahrir Aras, S.Pd., M.Pd., serta Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Rahmadi, S.Pd., M.Pd., yang berlangsung di Kampus Donggala.

Kegiatan KKN tahun ini akan melibatkan 44 mahasiswa, terdiri dari 12 mahasiswa asal Kampus Donggala dan 32 mahasiswa dari Kampus Pusat Pasangkayu.

Program ini merupakan bagian integral dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan IPTEK, serta pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai BPH, Hojianto menekankan bahwa KKN bukan hanya kegiatan formal akademik, melainkan juga bagian dari Normalisasi Kehidupan Kampus (NKK) yang mempertemukan mahasiswa dengan realitas kehidupan sosial masyarakat.

“Melalui KKN, mahasiswa bukan hanya belajar teori, tapi juga menerapkannya secara langsung. Inilah wujud nyata kontribusi kampus terhadap pembangunan masyarakat,” ungkap Hojianto, dalam rapat yang digelar di STKIP Tomakaka Tiwikrama Kampus Donggala, Selasa (01/07/25).

Tiga desa telah ditetapkan sebagai lokasi kegiatan, yaitu Desa Sarude, Desa Balabonda, dan Desa Letawa di Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat.

Kegiatan ini akan berlangsung selama 45 hari, diawali dengan pembekalan kepada para peserta.

Dalam rapat tersebut, Ketua STKIP Tomakaka Tiwikrama Pasangkayu, Iskandar, S.Pd., M.Pd, menyampaikan harapannya agar para mahasiswa mampu menjaga nama baik almamater dan menunjukkan sikap profesional serta empati selama menjalani pengabdian.

“Saya berharap seluruh peserta dapat melaksanakan KKN ini dengan sebaik-baiknya dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat setempat,” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua I, Muh. Sahrir Aras, turut menambahkan bahwa keberhasilan program KKN sangat bergantung pada keseriusan dan inisiatif mahasiswa dalam merancang serta menjalankan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Berkaitan dengan pembahasan KKN, Ketua LP2M, Rahmadi juga menyampaikan bahwa pihak kampus akan terus memantau dan mendampingi mahasiswa selama masa KKN agar program berjalan optimal.

Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa, kampus, dan pemerintah daerah, pelaksanaan KKN 2025 ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun hubungan erat antara dunia akademik dan masyarakat, sekaligus menjadi ruang belajar yang nyata dan berkesan bagi para mahasiswa.

Baca Juga: http://Dekranasda Bina dan Kembangkan Seni Kerajinan Berbasis Budaya Lokal

News Feed