oleh

Sekda Donggala Minta Pajak Restoran dan Hotel Dimaksimalkan

-Daerah-281 views

PENATEGAS – Badan Pendapatan Daerah (Bappenda), Kabupaten Donggala menggelar sosialisasi pajak restoran, rumah makan, hotel dan penginapan di Aula Kasiromu Kantor Bupati Donggala Rabu (22/12).

Sosialisasi perpajakan dalam rangka mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Donggala dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Donggala, Dr. Rustam Efendi, S.Pd., S.H., M.Ap, didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. Gosal Syahramli, M.Si, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah Moh. Fahri, S. Sos., M.Si serta diikuti Kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) di jajaran Pemerintah Kabupaten Donggala.

Sekretaris Daerah, Dr. Rustam Efendi mengatakan, sosialisasi pajak rumah makan dan restoran tersebut sudah menjadi keharusan yang mulai dilakukan tahun 2022. Guna menyukseskan pajak daerah, maka diminta agar Bappenda untuk menyosialisasikan kepada perangkat daerah.

Sekretaris Daerah menyebutkan, diantara sejumlah PAD Kabupaten Donggala yang sangat berpotensi adalah pajak restoran dan rumah makan. Dengan sektor tersebut maka Dr. Rustam Efendi meminta kepada OPD terkait untuk segera mengatur esensinya. “Saya meminta pajak restoran dan hotel ini nantinya bisa maksimal sesuai dengan apa yang diharapkan bersama,” ucap Dr. Rustam Efendi.

Selain hal tersebut, Sekda juga mengungkapkan, bahwa Dana Desa (DD) tahun 2022 tidak lagi sebagai dana operasional tetapi statusnya sudah harus menjadi belanja modal.

“Terkait Dana Desa, jika kapasitas fiskal di desa itu besar atau meningkat dan Pendapatan Asli Desa (PAD) dari pajak dan retribusi tinggi maka kemudian memandiri desa itu. Jadi dana-dana yang sifatnya stimulan dari ADD maupun Dana Desa itu, sifatnya hanya sebagai pendorong saja, itu yang kita harapkan,” ujar Dr. Rustam.

Di Kesempatan yang sama Sekda Kabupaten Donggala juga menyampaikan bahwa di awal tahun 2022 pegawai Pemda Donggala sudah menggunakan Aplikasi SIAP (Sistem Informasi Absen Pegawai).

“Sudah tidak dipakai absen sidik jari. Sekarang kita pakai Android (HP), jadi pegawai tidak bisa absen dari rumah karena aplikasi ini di setting areanya (Sherlock),” tegasnya.

Sebagai penunjang operasional pegawai Donggala agar tepat waktu, Sekda menyampaikan bahwa pegawai Donggala akan difasilitsi Bus angkutan pegawai tujuaannya agar pegawai tidak lagi lambat masuk kantor.

“Bus pegawai ini dikelola oleh Korpri. Dengan begitu tidak ada lagi alasan pegawai Donggala terlambat masuk kantor,” tegas Dr. Rustam Efendi mengakhiri sambutannya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.