Pemkab Donggala Bentuk Forum Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting

PENATEGAS – Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Forum Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Aula Kasiromu Kantor Bupati Donggala, Senin (20/03/23).

Bupati Donggala, Dr. Kasman Lassa, S.H., M.H yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, HM. Yusuf Lamakampali, S.E., M.Si membuka resmi kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan pembentukan Forum Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting merupakan wadah yang dilakukan agar TPPS mampu mengkoordinasikan program-program PPS di Kabupaten Donggala.

“Nantinya TPPS ini memastikan pelaksanaan PPS bisa mencapai target di Kabupaten Donggala. Oleh karena itu empat bidang yang ada di TPPS perlu segera menyiapkan data-data yang diperlukan seperti data sasaran remaja, ibu hamil, ibu nifas dan balita yang telah mendapatkan intervensi,” ucap Yusuf Lamakampali.

Melalui kegiatan tersebut, sebagai Ketua TPPS BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Muh. Rosni, mengapresiasi kinerja yang telah dilakukan oleh TPPS Kabupaten Donggala pada tahun-tahun sebelumnya.

“Kami mengharapkan kegiatan evaluasi ini bisa menghasilkan daya ungkit akhir 2023, sehingga Donggala bisa memperoleh peningkatan yang signifikan. Selain itu, kami berpesan untuk selalu memperhatikan program yang lainnya seperti Pemberian Tablet Tambah Darah pada remaja putri, calon pengantin dan ibu hamil untuk mencegah anak yang baru lahir dari stunting” ujarnya.

Muh. Rosni mengingatkan kelak akan ada peningkatan angka stunting sebesar 2,9 persen di Kabupaten Donggala. Mencermati peningkatan tersebut, maka Muh. Rosni menekankan harus ada evaluasi bersama dari TPPS untuk melihat hal-hal yang perlu dilakukan yang sifatnya sangat strategis, kreatif, dan inovatif.

Muh. Rosni menegaskan, TPPS Kabupaten Donggala secepatnya bisa menekan prevalensi stunting di Kabupaten Donggala demi mewujudkan target Indonesia dalam penurunan angka gagal tumbuh, yakni menjadi 14 persen pada 2024 mendatang.

Hadir dalam kegiatan pembentukan forum koordinasi tim percepatan penurunan stunting, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Donggala, Drs. La Samudia Dalili, M.Si bersama staf, bidan yang memiliki prestasi dalam pendampingan Keluarga Risiko Stunting (KRS), Kader Keluarga Berencana (KB) yang memiliki prestasi dalam pendampingan KRS, Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang memiliki prestasi dalam pendampingan KRS, Satgas, Tim Sekretariat dan TPPS BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran pemerintah kabupaten Donggala. (***)

News Feed