PENATEGAS — Dinas Sosial Kabupaten Donggala kembali mengambil langkah progresif dalam memperkuat sistem pendataan kesejahteraan sosial, dengan menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk wilayah Zona 3.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 24–25 November 2025, ini dipusatkan di Gedung Guru Desa Sabang, Kecamatan Dampelas, dan menjadi salah satu program strategis yang diharapkan mampu meningkatkan akurasi basis data sosial ekonomi masyarakat di tingkat kecamatan dan desa.
Agenda DTSEN Zona 3 ini melibatkan lima kecamatan di wilayah pantai barat, yaitu Balaesang, Balaesang Tanjung, Dampelas, Sojol, dan Sojol Utara.
Seluruh peserta yang hadir berasal dari unsur penyelenggara pemerintahan daerah tingkat tapak, antara lain Camat, Kepala Desa, Operator SIKS-NG, Ketua BPD/LPM, Pendamping PKH, hingga Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
Keterlibatan lintas unsur ini dianggap penting, sebab merekalah ujung tombak pengelolaan data dan penyaluran program jaminan sosial di masyarakat.
Suasana pembukaan terasa hidup dengan hadirnya unsur Muspika serta pemangku kepentingan desa dan kecamatan.
Di antara undangan yang turut menghadiri kegiatan tersebut ialah Danramil 1306-15 Damsol, Kapolsek Dampelas, Kepala KUA Kecamatan Dampelas, Kepala Puskesmas Sabang, Korwil Pendidikan Kecamatan Dampelas, serta Koordinator PLKB Kecamatan Dampelas.
Kehadiran berbagai institusi ini menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya penguatan akurasi informasi sosial yang selama ini menjadi pondasi perumusan kebijakan daerah.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Donggala, Mohamad Yusuf, SE., M.Si, menegaskan bahwa kualitas data adalah fondasi utama keberhasilan program perlindungan dan pembangunan sosial.
Ia menyerukan komitmen penuh dari seluruh peserta agar pemutakhiran data berjalan sesuai standar validasi dan kelayakan.
“DTSEN adalah instrumen vital bagi pemerintah daerah untuk memetakan kondisi sosial ekonomi masyarakat secara riil.
Kami menuntut profesionalisme para petugas data di tingkat desa dan kecamatan untuk meminimalisir kesalahan inklusi maupun eksklusi.
Pastikan setiap pembaruan data dapat dipertanggungjawabkan akuntabilitasnya, karena kualitas data hari ini menentukan efektivitas pembangunan kesejahteraan sosial di masa depan,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya memastikan tata kelola data kesejahteraan sosial berjalan lebih tertib, transparan, dan akuntabel.
Sistem data yang kuat akan menjadi dasar pelaksanaan berbagai program strategis seperti bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, perlindungan kelompok rentan, serta upaya pengurangan angka kemiskinan.
Sosialisasi dan Bimtek DTSEN Zona 3 bukan sekadar kegiatan teknis, tetapi juga momentum memperkuat kerja kolaboratif antara pemerintah dan pelaksana teknis di desa.
Dengan terbangunnya pemahaman yang seragam dalam pengelolaan data, Donggala diharapkan semakin siap melangkah menuju tata kelola sosial yang berbasis bukti dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini ditutup dengan harapan bahwa keakuratan data hari ini akan menjadi pijakan kuat bagi perencanaan pembangunan sosial yang lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan inklusif di seluruh wilayah Kabupaten Donggala.







