Pemkab Donggala Percepat Intervensi Gizi, Salurkan 1,2 Ton Ikan untuk Keluarga Berisiko Stunting

Daerah37 views

PENATEGAS – Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Perikanan menunjukkan komitmen nyata dalam percepatan penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem dengan melaksanakan intervensi konvergensi di Desa Lumbu Lama dan Desa Malino, Sabtu (02/05/2026)

Program ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan pangan bergizi berupa 1,2 ton ikan segar serta 708 paket olahan hasil perikanan, yang terdiri dari abon ikan dan stik ikan.

Bantuan tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, balita, serta anak-anak dalam masa pertumbuhan. Upaya ini dinilai strategis dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sekaligus mencegah terjadinya stunting sejak dini.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala, Ir. Ali Assagaf, S.Pi., MH menjelaskan bahwa program ini menyasar total 354 kepala keluarga (KK), yang terdiri dari 159 KK di Desa Malino dan 195 KK di Desa Lumbu Lama.

Penentuan sasaran didasarkan pada data terpadu dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Donggala, sehingga intervensi yang dilakukan lebih tepat sasaran.

“Program ini merupakan bentuk gerak cepat pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan masyarakat rentan. Kami ingin memastikan bahwa keluarga berisiko stunting mendapatkan akses terhadap sumber protein berkualitas, meskipun berada di wilayah dengan keterbatasan akses,” ujar Ali Assagaf.

Ia menambahkan, pelaksanaan program ini juga mempertimbangkan kondisi geografis kedua desa yang berada di wilayah dataran tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya konsumsi ikan di kalangan masyarakat, sehingga diperlukan intervensi langsung dari pemerintah untuk mendorong pemerataan asupan gizi.

http://BACA JUGA: https://penategas.id/biliar-bangkit-sulteng-siap-jadi-poros-sport-industry-dan-lahirkan-juara-dunia/

Sementara itu, Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, SE menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi visi dan misi pemerintah daerah bersama Wakil Bupati Taufik M. Burhan, S.Pd., M.Si dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam pemenuhan kebutuhan dasar, terutama terkait gizi dan kesehatan. Intervensi ini menjadi langkah konkret dalam menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Donggala,” ungkap Vera.

Lebih lanjut, Bupati Vera optimistis bahwa melalui berbagai program konvergensi yang dilakukan secara berkelanjutan, angka stunting di Kabupaten Donggala dapat ditekan hingga 15,5 persen. Selain itu, upaya tersebut juga diharapkan mampu menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem hingga 10,3 persen.

Program ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya konsumsi protein hewani secara rutin.

Dengan pendekatan yang terintegrasi dan berbasis data, Pemerintah Kabupaten Donggala berharap kualitas hidup masyarakat semakin meningkat, sekaligus menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.

News Feed