Biliar Bangkit! Sulteng Siap Jadi Poros Sport Industry dan Lahirkan Juara Dunia

Olahraga36 views

PENATEGAS – Semangat baru olahraga biliar menggema kuat di Sulawesi Tengah. Di tengah geliat pembangunan daerah, cabang olahraga yang identik dengan strategi dan presisi ini kini dilirik sebagai kekuatan baru dalam mendorong ekonomi berbasis sport industry.

Momentum tersebut mengemuka saat pelantikan Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sulawesi Tengah masa bakti 2025–2029 di Hotel Santika Palu, Sabtu (02/05/2026).

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes tampil penuh optimisme. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa biliar bukan sekadar olahraga rekreasi, tetapi memiliki potensi besar sebagai industri yang mampu menggerakkan roda ekonomi daerah.

“Saya mendengar ada investor yang siap masuk dan membangun pusat biliar dengan fasilitas terlengkap di Sulteng,” ungkapnya di hadapan para pengurus dan tamu undangan.

Pernyataan ini disambut antusias sebagai sinyal kuat bahwa Sulawesi Tengah siap menjadi destinasi baru bagi pengembangan biliar modern di Indonesia.

Lebih jauh, Wagub Reny menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh pengembangan olahraga yang juga dikenal sebagai “bola sodok” ini.

Ia menilai, dengan pembinaan yang sistematis dan berkelanjutan, biliar mampu menjadi salah satu cabang olahraga andalan Sulawesi Tengah dalam meraih prestasi di Pekan Olahraga Nasional 2028. Optimisme itu bukan tanpa dasar. Sulawesi Tengah kini mulai melahirkan talenta-talenta muda yang menjanjikan.

http://BACA JUGA: https://penategas.id/menuju-musda-v-demokrat-sulteng-pastikan-kompetisi-ketua-tanpa-sekat/

Salah satunya adalah Fajar Alamri, bocah berusia 5 tahun asal Tolitoli yang sukses mencuri perhatian publik berkat performa impresifnya di ajang biliar internasional.

Kehadiran Fajar menjadi simbol harapan baru sekaligus bukti bahwa pembinaan usia dini mulai menunjukkan hasil nyata.

Momentum pelantikan ini juga menjadi ajang konsolidasi bagi seluruh pemangku kepentingan. Sinergi antara pemerintah, organisasi olahraga, dan sektor swasta dinilai menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem biliar yang kompetitif dan berkelanjutan.

“Saya dan Pak Gubernur siap membackup biliar,” tegas Wagub Reny, menandai komitmen kuat pemerintah dalam mendorong Sulteng menjadi kekuatan baru di kancah biliar nasional.

Acara pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Sekjen POBSI Pusat, Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, Anggota DPRD Sulteng Henri Kusuma Muhidin, Wakil Wali Kota Palu Imelda Muhidin, Ketua Harian KONI Sulteng, Ketua POBSI Sulteng Andi Raharja Limbunan, serta Ketua Panitia Moh. Rivan Burase.

Dengan dukungan penuh pemerintah dan masuknya investasi strategis, biliar di Sulawesi Tengah tidak lagi sekadar olahraga, melainkan menjelma sebagai kekuatan baru yang menjanjikan, menggabungkan prestasi, hiburan, dan pertumbuhan ekonomi dalam satu gebrakan spektakuler.