DPPKB Donggala Mengawal Penanganan Stunting

Daerah35 views

PENATEGAS – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Donggala, Drs. H. La Samudia Dalili, M.Si menegaskan akan mengawali penanganan stunting  (kekerdilan pada anak) di Kabupaten Donggala guna menurunkan angka yang mencapai 26 persen di tahun 2023, lalu. Hal tersebut disampaikan Kadis PPKB di ruang kerjanya, Selasa (23/03/23).

“Angka perlahan mulai menurun di tahun sebelumnya yang mencapai 32, 4 persen di tahun sebelumnya,” ungkap La Samudia. Guna mengatasi ang tersebut lanjut kadis, pemerintah Kabupaten Donggala membuat sejumlah terobosan agar angka tersebut tidak lebih dari 21 persen di tahun berikutnya.

Salah satu terobosan yang mulai digagas pemerintah kabupaten Donggala adalah membentuk Rumah Cegah Stunting. Rumah ini dibentuk dengan tujuan untuk mengetahui kondisi masyarakat berisiko stunting. Sehingga dapat melibatkan seluruh masyarakat mengenai betapa pentingnya menurunkan stunting.

Selain dari asupan makanan bergizi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) ada faktor lain yang juga perlu diperhatikan yakni, kurangnya sarana sanitasi, air minum, air bersih, disertai sarana prasarana dan infrastruktur sebagai penghambat penurunan stunting.

“Ada solusi untuk mengatasi stunting di Kabupaten Donggala. Salain makanan bergizi untuk ibu hamil dan menyusui, pemanfaatan ikan laut juga merupakan salah satu sumber nutrisi tinggi yang dapat dimaksimalkan untuk mengatasi stunting,” terang Kadis PPKB.

Adapun faktor lain tambah kadis adalah, wanita yang menikah di usia muda. “DP2KB Kabupaten Donggala akan menguatkan anjurannya pada para remaja untuk menikah di usia minimal 21 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi pria agar dapat melahirkan anak yang sehat,”ungkapnya.

Dalam berbagai penelitian, ada korelasi kuat antara jarak kelahiran dan stunting. Untuk itu, DP2KB akan mengajak keluarga untuk menjaga jarak kelahiran minimal tiga tahun antar satu anak dengan anak berikutnya. “Ini salah satu upaya yang dilakukan DPPKB Donggala untuk menekan laju angka perkembangan stunting,” tutupnya.(***)

 

News Feed