Gerakan Ayah Teladan Indonesia Diluncurkan, Wagub Reny Soroti Pentingnya Pengasuhan Ayah

Daerah58 Dilihat

PENATEGAS Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, mengajak para ayah untuk mengambil peran yang lebih aktif dalam mendampingi tumbuh kembang anak sebagai upaya memperkuat kesehatan mental dan membangun generasi yang berkualitas di masa depan.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri pencanangan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang digelar di halaman Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (25/06/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak dan memperkuat ketahanan keluarga.

Dalam sambutannya, Wagub Reny menegaskan bahwa kehadiran seorang ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kepercayaan diri, dan kesehatan psikologis anak.

Menurutnya, keterlibatan ayah dalam kehidupan sehari-hari anak akan memberikan dampak positif yang besar terhadap perkembangan emosional dan mental mereka hingga dewasa.

“Pendampingan dari seorang ayah sangat berpengaruh terhadap perkembangan psikologis anak. Karena itu, kita perlu mendorong semakin banyak ayah untuk hadir dan terlibat aktif dalam pengasuhan,” ujar Wagub Reny.

Ia berharap melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia, kesadaran para orang tua, khususnya kaum ayah, semakin meningkat sehingga anak-anak Sulawesi Tengah dapat tumbuh menjadi generasi yang tangguh, sehat, dan berdaya saing.

“Inilah tugas kita bersama dengan GATI,” tegasnya.

http://Baca Juga: https://penategas.id/2026/06/25/donggala-ulurkan-tangan-untuk-sigi-bupati-vera-pimpin-langsung-penyaluran-bantuan-korban-gempa/

Pada kesempatan yang sama, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026 serta pembukaan program Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh melalui Lanjut Usia Berdaya (SIDAYA).

Wagub Reny memberikan apresiasi kepada para lanjut usia di Sulawesi Tengah yang tetap sehat, aktif, dan produktif di usia senja. Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari berbagai program pemberdayaan yang telah dijalankan oleh BKKBN bersama pemerintah daerah, termasuk melalui program Sekolah Lansia.

Ia menilai keberadaan program tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup lansia sekaligus mendorong mereka untuk tetap berkontribusi di tengah masyarakat.

“Terima kasih kepada BKKBN dan Dinas P2KB atas penyelenggaraan kegiatan ini. Semoga para lansia di Sulawesi Tengah semakin berkualitas, sehat, dan berdaya,” harapnya.

Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Berbagai aktivitas turut mewarnai acara, mulai dari senam lansia, edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, pelepasan balon ke udara, hingga ramah tamah yang mempererat kebersamaan antar peserta.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah Nuryamin, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Sulawesi Tengah drg. Herri Mulyadi, M.Kes, perwakilan TP-PKK Sulawesi Tengah, BAZNAS Sulawesi Tengah, RSUD Anutapura, serta sejumlah mitra kerja lainnya.

Melalui sinergi berbagai pihak, pemerintah berharap penguatan peran keluarga dan pemberdayaan lansia dapat berjalan beriringan guna mewujudkan masyarakat Sulawesi Tengah yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing.

News Feed