Program SEHAT Didukung Kanada, Wagub Sulteng Dorong Penguatan Layanan Kesehatan hingga Pelosok Daerah

Daerah53 Dilihat

PENATEGAS – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Program SEHAT (Strengthening Equitable Healthcare Access in Target Areas) yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi penguatan sistem kesehatan di sejumlah wilayah sasaran di Sulawesi Tengah.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido saat membuka Pertemuan Project Steering Committee (PSC) Program SEHAT dalam rangka penyusunan rencana kerja tahunan bersama para mitra program yang berlangsung di Hotel Rama, Kamis (25/o6/2026).

Dalam sambutannya, Wagub Reny menegaskan bahwa Program SEHAT memiliki peran penting dalam mendukung upaya pemerintah daerah meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah sasaran yang meliputi Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, dan Palu.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kanada yang telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap pembangunan sektor kesehatan di Sulawesi Tengah melalui Program SEHAT.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kanada yang sudah mau melihat Sulawesi Tengah. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat,” ujar Wagub.

http://Baca Juga: https://penategas.id/2026/06/25/gerakan-ayah-teladan-indonesia-diluncurkan-wagub-reny-soroti-pentingnya-pengasuhan-ayah/

Menurutnya, kehadiran Program SEHAT sangat sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan yang masih menghadapi berbagai keterbatasan akses layanan kesehatan.

Oleh karena itu, Wagub meminta seluruh jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah serta dinas kesehatan dari empat daerah sasaran agar memberikan perhatian serius terhadap implementasi program tersebut. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama dalam memastikan setiap target dan indikator program dapat tercapai sesuai rencana.

“Saya berharap kita betul-betul fokus agar tujuan dan target yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan baik. Program ini harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wagub Reny menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah selalu membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai mitra pembangunan, baik pemerintah pusat, lembaga internasional, organisasi masyarakat maupun sektor swasta dalam memperkuat pelayanan kesehatan.

Menurutnya, kondisi geografis Sulawesi Tengah yang luas dan terdiri dari wilayah pegunungan, pesisir, serta daerah terpencil menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan pemerataan layanan kesehatan.

Karena itu, sinergi dan dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting untuk memastikan layanan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Semoga kita bisa bersinergi bersama-sama sehingga pelayanan kesehatan yang berkualitas dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pelosok,” katanya.

Program SEHAT sendiri dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan, sekaligus mendorong kesetaraan gender serta memperkuat pemenuhan hak kesehatan reproduksi seksual (Sexual and Reproductive Health and Rights/SRHR) bagi perempuan dan anak perempuan di Sulawesi Tengah.

Pertemuan tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kanada, Frances Cosstick, serta Manajer Program SEHAT, Rieneke Rolos, bersama sejumlah pemangku kepentingan yang berkomitmen mendukung penguatan sektor kesehatan di Sulawesi Tengah. Dengan kolaborasi yang semakin kuat, Program SEHAT diharapkan menjadi katalisator bagi terwujudnya layanan kesehatan yang lebih merata, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat Sulawesi Tengah.

News Feed