Konferensi Kerja Daerah I PGRI Donggala 2026 Perkuat Komitmen Majukan Pendidikan Berkualitas

Daerah191 Dilihat

PENATEGAS – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Donggala, menggelar Konferensi Kerja Daerah (Konkerda) I Tahun 2026, di Aula Kasiromu Kantor Bupati Donggala, Senin (25/05/2026).

Kegiatan tersebut, menjadi momentum strategis dalam memperkuat komitmen bersama. Guna mendorong kemajuan pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan berdaya saing di Kabupaten Donggala.

Konferensi kerja yang dihadiri para pengurus dan anggota PGRI se-Kabupaten Donggala itu dibuka secara resmi oleh Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, SE.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh guru dan pengurus PGRI yang selama ini terus berperan aktif dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

Menurut Vera, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi informasi, perubahan sosial, dan dinamika global yang bergerak sangat cepat.

Karena itu, guru dituntut tidak hanya mampu mengajar, tetapi juga menjadi pembimbing, motivator, inovator, sekaligus teladan bagi peserta didik.

http://BACA JUGA: https://penategas.id/arsip

“Pendidikan harus terus bergerak maju mengikuti perkembangan zaman. Guru memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Bupati Donggala.

Ia berharap melalui Konferensi Kerja Daerah I PGRI Kabupaten Donggala dapat lahir berbagai gagasan konstruktif dan inovatif yang mampu menjawab kebutuhan nyata pembangunan pendidikan di daerah.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Donggala dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan sarana dan prasarana, pemerataan distribusi tenaga pendidik, hingga membuka ruang kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan pendidikan, termasuk PGRI.

Selain itu, Vera mengajak seluruh guru di Kabupaten Donggala untuk terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri agar mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan budaya bangsa.

“PGRI harus tetap menjadi organisasi yang solid, independen, profesional, dan konsisten memperjuangkan aspirasi guru demi kemajuan pendidikan nasional, khususnya di Kabupaten Donggala,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Donggala, Dr. Arif, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Konferensi Kerja Kabupaten PGRI Donggala yang pertama.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi program kerja, membahas tantangan pendidikan di era digital, serta menyusun strategi organisasi ke depan.

Dr. Arif juga berharap pemerintah daerah terus memberikan dukungan terhadap peningkatan kapasitas pendidik dan pemenuhan sarana pendidikan, terutama bagi sekolah-sekolah di wilayah terpencil.

Ketua Panitia, Rivai, S.Pd., dalam laporannya menjelaskan bahwa konferensi kerja ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program organisasi sekaligus menetapkan program prioritas untuk masa kerja berikutnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat soliditas dan sinergi antaranggota PGRI dalam menghadapi era transformasi digital.

Konferensi kerja tersebut diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri dari pengurus kabupaten serta perwakilan pengurus cabang PGRI se-Kabupaten Donggala.

Turut hadir Wakil Bupati Donggala Taufik M Burhan, Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala Dr. Ir. H. Rustam Efendi, S.Pd., SH., M.A.P, anggota DPRD, Forkopimda, para kepala OPD, kepala sekolah, guru, serta sejumlah tamu undangan.

News Feed