BUMDesa Sibalaya Utara Kembangkan Kolam Bioflok untuk Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi  

Daerah124 Dilihat

PENATEGAS – Upaya memperkuat ketahanan pangan desa sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi.

Melalui Unit Usaha Kolam Bioflok milik BUM Desa Sintuvu Maroso, sebanyak 4.000 bibit ikan terdiri dari 2.000 ekor ikan nila dan 2.000 ekor ikan lele ditebar pada Minggu (24/05/2026),

Kegiatan pelepasan bibit ikan yang berlangsung di area kolam bioflok BUM Desa dan disaksikan langsung oleh Kepala Desa Sibalaya Utara, Afdhal, S.Pd, bersama pengurus BUM Desa, aparat desa, serta masyarakat setempat.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis desa dalam membangun unit usaha produktif berbasis pemberdayaan masyarakat dan potensi lokal.

Kepala Desa Sibalaya Utara, Afdhal, S.Pd, menyampaikan bahwa pengembangan usaha kolam bioflok merupakan program prioritas BUMDes tahun 2026 yang diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi secara berkelanjutan bagi desa dan masyarakat.

Menurutnya, sektor budidaya perikanan memiliki peluang besar untuk dikembangkan karena kebutuhan pasar terhadap ikan konsumsi terus meningkat.

Selain menjadi sumber pendapatan desa, program tersebut juga diarahkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan bergizi bagi masyarakat, khususnya balita dan ibu hamil.

“Program ini bukan hanya tentang usaha ekonomi, tetapi juga bentuk komitmen desa dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan gizi masyarakat.

Kami berharap hasil budidaya ikan nantinya dapat membantu penyediaan bahan pangan bergizi melalui program MBG bersama SPPG,” ujarnya.

http://BACA JUGA: https://penategas.id/2026/05/23/lingling-siap-tampil-perdana-di-sinetron-nasional-perjuangan-perantau-asal-malang-jadi-sorotan/11068/

Kades Afdhal menambahkan, penggunaan sistem bioflok dipilih karena dinilai lebih efisien, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan produktivitas budidaya ikan meski dengan lahan terbatas. Sistem tersebut juga diyakini dapat menekan biaya operasional serta mempercepat pertumbuhan ikan.

Pengurus BUMDes Sintuvu Maroso menjelaskan bahwa usaha kolam bioflok ini akan terus dikembangkan secara bertahap, baik dari sisi kapasitas kolam maupun jenis budidaya yang dijalankan.

Ke depan, BUM Desa menargetkan usaha tersebut menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) yang mampu menopang pembangunan dan kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini juga cukup tinggi. Warga berharap keberadaan unit usaha perikanan tersebut dapat membuka peluang kerja baru, meningkatkan keterampilan masyarakat dalam budidaya ikan, sekaligus menjadi contoh pengelolaan usaha desa yang produktif dan berorientasi pada kesejahteraan warga.

Dengan dimulainya penyebaran ribuan bibit ikan tersebut, Pemerintah Desa Sibalaya Utara optimistis Unit Usaha Kolam Bioflok BUM Desa Sintuvu Maroso akan berkembang menjadi usaha unggulan desa yang mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan pangan secara berkelanjutan bagi masyarakat

 

News Feed