Pimpin Apel Perdana ASN 2026, Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Integritas, Pelayanan, dan Gerak Kolektif

Daerah459 views

PENATEGAS — Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si memimpin Apel Gabungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di Lapangan Kantor Gubernur, Senin pagi (05/01/2026).

Apel ini menjadi momentum perdana bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulteng di awal tahun 2026 sekaligus menandai dimulainya ritme kerja baru yang lebih disiplin, responsif, dan berorientasi pelayanan publik.

Ribuan ASN dari berbagai perangkat daerah tampak mengikuti apel dengan khidmat. Hadir mendampingi Gubernur, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes, Sekretaris Daerah Provinsi Drs. Novalina, MM, serta para kepala perangkat daerah, widyaiswara, administrator, dan pengawas.

Dalam amanatnya, Gubernur Anwar Hafid menekankan pentingnya penghayatan Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) serta pemaknaan sumpah jabatan sebagai fondasi moral dan spiritual ASN.

Ia mengingatkan bahwa sumpah jabatan bukan formalitas, melainkan ikrar di hadapan Tuhan Yang Maha Esa yang harus diwujudkan dalam integritas kerja sehari-hari.

“Sumpah jabatan jangan dianggap main-main. Kita bersumpah di hadapan Allah SWT. Itu adalah tanggung jawab moral dan spiritual yang harus dijaga dalam pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Gubernur juga mengajak seluruh ASN untuk meningkatkan kualitas kinerja dan memperkuat komitmen pelayanan publik. Dari total sekitar 22.126 ASN (PNS dan PPPK) Pemprov Sulteng yang dibiayai negara, ia menegaskan bahwa tujuan utama keberadaan ASN adalah melayani masyarakat dengan penuh kesungguhan dan kepastian.

“Rakyat hanya membutuhkan dua hal dalam pelayanan, yaitu kepastian dan kesungguhan. Jika ada masyarakat yang mengadu, layani sesuai kemampuan dan kewenangan kita,” ujarnya.

Memasuki tahun 2026, Anwar Hafid menekankan pola kerja kolektif. Ia meminta seluruh ASN—dari kepala dinas hingga staf—bekerja sebagai satu tim demi mencapai target pembangunan daerah.

Sebagai bagian dari percepatan layanan, Pemprov Sulteng telah mengaktifkan Command Center sejak malam pergantian tahun. Inisiatif ini menjadi tonggak penguatan pelayanan publik berbasis digital.

Melalui Command Center, setiap laporan dan keluhan masyarakat akan diterima operator untuk diteruskan secara cepat dan tepat kepada perangkat daerah terkait.

Gubernur menegaskan, kecepatan dan kualitas tindak lanjut akan berpengaruh pada penilaian kinerja, termasuk penambahan penghasilan aparatur.

Selain disiplin jam kerja, Gubernur mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk memahami dan mengimplementasikan program unggulan 9 Berani—mulai dari Berani Cerdas hingga Berani Berkah—sebagai arah kebijakan pembangunan daerah.

Baca Juga: https://penategas.id/idan-jaya-kusuma-rilis-single-perdana-rindu-dia-terinspirasi-dari-doa-ibu/

News Feed