Penyandang Disabilitas Harap Bantuan Pemerintah

Daerah376 views

PENATEGAS – Penyandang Disabilitas Kabupaten Donggala berharap mendapat bantuan pemerintah, agar tidak bergantung kepada orang disekitarnya untuk hidup di tengah masyarakat.

Lebih dari 1.000 jiwa penyandang disabilitas di Kabupaten Donggala yang memerlukan bantuan tersebut terdiri dari kursi roda, tongkat ketiak dan alat pendengaran, belum dapat dipenuhi akibat minimnya anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala untuk memenuhi permintaan para penyandang disabilitas.

Dinas Sosial Kabupaten Donggala melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Yusuf B. Lamongki, S.Pdi mengakui besarnya jumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Donggala.

Menurut Yusuf berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) penyandang disabilitas di Kabupaten Donggala lebih dari 1,000 jiwa, dan hanya sebagian kecil yang dapat dibantu.

“Tahun 2021, Dinas Sosial telah menyerahkan 5 -unit kursi roda kepada penyandang disabilitas, tahun 2022 sebanyak 30-unit kursi roda. Kirannya di tahun 2023 ini, pemerintah Kabupaten Donggala memberikan bantuan kursi roda sebanyak 100, unit kursi roda dan 30 buah alat pendengar,” kata Yusuf di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Donggala, Selasa (18/07/23).

Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial mengungkapkan, untuk tahun 2023, penyandang disabilitas hanya mendapat bantuan makanan berupa sembako sebanyak 1.000 paket. Bantuan tersebut diperuntukkan kepada penyandang disabilitas yang masuk dalam DTKS.

Agar tepat sasaran bantuan tersebut, maka Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, akan melakukan pendataan ulang, guna memastikan jumlah penyandang disabilitas di tiap desa yang sangat memerlukan bantuan di 16 kecamatan di Kabupaten Donggala.

Selain dari upaya tersebut lanjut Yusuf, bidang yang dipimpinnya akan mencari penyandang disabilitas di desa yang belum masuk dalam DTKS guna mendapat bantuan dari pemerintah. “Masih banyak penyandang disabilitas kita yang belum masuk dalam DTKS,” ucapnya.

Guna mengetahui seluruh jumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Donggala, pihaknya akan membuat tim guna memastikan keberadaan penyandang disabilitas di desa. Kegiatan ini dimaksud agar seluruh disabilitas yang belum menerima bantuan pemerintah akan di data kembali, terangnya.

Kabid Pelayanan Sosial berharap bantuan pemerintah berupa sembako yang akan diserahkan dapat meringankan beban keluarga, pasalnya selama beberapa tahun belakangan ini penyandang disabilitas tidak seluruhnya mendapat bantuan dari pemerintah.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed