Panen Raya Jagung Hibrida di Batusuya Go’o, Bupati Donggala: Swasembada Pangan Jalan Tekan Kemiskinan

Daerah104 views

PENATEGAS – Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, SE menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan kunci utama dalam menekan angka kemiskinan dan memperkuat kemandirian daerah.

Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Panen Raya Jagung Hibrida di Desa Batusuya Go’o, Kecamatan Sindue Tombusabora, Rabu (25 /02/2026).

Kegiatan panen raya ini menjadi bukti konkret keberhasilan petani Donggala dalam mengelola potensi lahan secara produktif dan inovatif, sekaligus mendukung visi ketahanan pangan nasional atau Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam sambutannya, Bupati Vera menyoroti keberhasilan budidaya jagung hibrida yang ditanam di bawah naungan pohon kelapa pada lahan seluas 3,9 hektar.

Pola tanam tersebut dinilai mampu memaksimalkan pemanfaatan lahan tanpa mengganggu komoditas utama, dengan produktivitas mencapai 6 hingga 7 ton per hektar.

“Ini bukan sekadar panen, tetapi bukti bahwa Donggala mampu berdiri di atas kekuatan petaninya sendiri. Selama tanah Donggala masih kita kelola dengan tangan sendiri, kita tidak akan menjadi daerah yang bergantung,” tegas Bupati Vera di hadapan para petani.

Menurutnya, swasembada pangan harus dimaknai lebih luas sebagai instrumen pembangunan sosial dan ekonomi. Ketika desa memiliki produksi pangan yang kuat, maka daya beli masyarakat meningkat, ketergantungan berkurang, dan potensi konflik sosial dapat ditekan sejak dini.

Sebagai langkah lanjutan, Bupati Vera mendorong pembentukan Lumbung Jagung Desa berbasis gotong royong.

Keberadaan lumbung desa dinilai penting sebagai cadangan pangan strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, terutama menghadapi kondisi tidak menentu di masa mendatang.

Sementara itu, Ketua Panitia Panen Raya, Anhar, S.Hut., M.Si, melaporkan bahwa dari lahan seluas 3,9 hektar, total produksi jagung hibrida mencapai sekitar 24 ton dengan rata-rata hasil 6 ton per hektar.

Capaian tersebut tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah, mulai dari penyediaan benih unggul hingga pendampingan teknis oleh penyuluh pertanian.

“Kekompakan kelompok tani dan pendampingan yang berkelanjutan menjadi faktor utama keberhasilan panen ini,” ujar Anhar yang saat ini menjabat sebagai Kadis Pertanian Kabupaten Donggala.

Panen raya ini diharapkan menjadi momentum percepatan menuju Donggala yang mandiri pangan, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Donggala Taufik M Burhan, S.Pd., M.Si, Sekretaris Daerah Donggala Dr. Ir. Rustam Efendi, S.Pd., SH., M.AP, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD terkait, penyuluh pertanian, serta kelompok tani setempat.

Baca Juga: https://penategas.id/refleksi-satu-tahun-kepemimpinan-gubernur-sulteng-menakar-program-di-tengah-ekspektasi/