oleh

Gubernur Sulawesi Tengah Menyaksikan Penandatanganan Nota Kesepahaman Penyediaan Bijih Nikel

-Daerah-194 views

PENATEGAS – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusdy Mastura, bersama Komisaris Utama PT. VKTR Teknologi Mobilitas, Anindya N Bakrie, menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara Direktur Utama PT. Tambang Nikel Sulawesi Tengah, Rony Tanusaputra dan PT. VKTR Teknologi Mobilitas, Gilarsi Wahyu Setijono di Aula Sriti Palu, Selasa , (19/7).

PT. Tambang Nikel Sulawesi Tengah bersama PT. VKTR Teknologi Mobilitas akan menjajaki kerjasama dalam penyediaan pasokan Bijih Nikel baiksecara langsung maupun melalui perusahaan lain yang ditunjuk oleh masing -masing pihak dalam penyediaan lahan pembangunan kawasan industri.

Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura, mengapresiasi pelaksanaan penandatangan nota kesepahaman yang terjalin. Dalam kesempatan tersebut Gubernur berharap kerjasama ini dapat berjalan dengan baik sampai pada tahap pembangunan kawasan industri. “Kejasama ini dapat memberikan dampak terhadap peningkatan fiskal daerah,” ucap Rusdy Mastura.

Gubernur Rusdy Mastura mengemukakan, kondisi fiskal Sulawesi Tengah saat ini sangat rendah, sehingga untuk meningkatkan fiskal daerah harus berani melakukan terobosan dengan mengoptimalkan peran Perusahaan Daerah (Perusda) dalam mengelola potensi daerah. Dengan cara itu Fiskal Sulawesi Tengah pasti bisa meningkat.

Rusdy mastura berharap, jika pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) melalui Perusda bisa berjalan baik, maka APBD Sulawesi Tengah Tahun 2026 bisa meningkat 6-9 Triliun. “Kalau anggaran Sulawesi Tengah kuat, maka seluruh program peningkatan kesejahteraan masyarakat bisa berjalan baik.

Di kesempatan yang sama, Komisaris Utama PT. VKTR Teknologi Mobilitas, Anindya N Bakrie mengungkapkan keseriusannya berinvestasi di Sulawesi Tengah. “Akibat kuatnya Kepemimpinan Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura, kami merasa nyaman berinvestasi di Sulawesi Tengah. Kalau Pemimpimpinnya tidak memberikan kepastian sangat sulit kami melakukan Investasi, karena Investasi ini jangka Panjang, 20-30 Tahun,” ucapnya.

Anindya N Bakrie menjelaskan, potensi SDA Sulawesi Tengah sangat besar utamanya di bidang pengembangan Baterai Lithium dan Nikel. Ia sangat tertarik untuk melakukan Investasi.

“Kami senang bisa bekerja sama dengan pengusaha lokal,” ungkap Komisaris Utama PT. VKTR Teknologi Mobilitas. Dengan terjalinnya kerjasama kedua perusahaan tersebut diharapkan pengelolaan SDA melalui Perusda menambah APBD Sulawesi Tengah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.