DPPKB Donggala Bentuk Kampung KB Menuju Keluarga Berkualitas

Daerah1,159 views

PENATEGAS- Besarnya harapan pemerintah Kabupaten Donggala menuju Keluarga Berkualitas, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) melakukan sejumlah terobosan untuk diterapkan dalam sebuah program kerja. 

Salah satu upaya tersebut adalah, melakukan studi banding “Benchmark” di salah satu Kampung KB percontohan yang berkedudukan di Sekretariat Rumah Dataku, Desa Tapadaa Kecamatan Botumoito Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, belum lama ini.

Kunjungan Kadis PPKB Kabupaten Donggala, Drs. Lasamudia Dalili, M.Si yang didampingi Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Dinas PPKB Kabupaten Donggala, Drs. Usman Dg. Nappa, M.Si menemui Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), Kabupaten Boalemo, RobertPauweni.

Dalam kunjungan tersebut Lasamudia mengatakan, studi banding ini merupakan suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan menambah wawasan dan pengetahuan yang akan diterapkan kedepannya untuk menjadi lebih baik dan sempurna.

Untuk membandingkan kondisi Kampung KB di Kabupaten Donggala dengan kondisi Kampung KB di Kabupaten Boalemo tambah Kadis DPPKB Donggala, sangat perlu dilakukan guna pengembangan dan penerapan Kampung KB di Kabupaten Donggala yang lebih baik dan sempurna.

DPPKB Donggala Bentuk Kampung KB Menuju Keluarga Berkualitas
Foto bersama saat gelar studi banding di Kabupaten Boalemo.
(Dok. DPPKB Donggala)

Setelah dilakukan pertemuan di Aula kantor DPPKBP3A Kabupaten Boalemo, rombongan studi banding, DP2KB Kabupaten Donggala beranjak ke Desa Tapadaa. 

Di Desa Tapadaa Kepala Dinas PPKB Kabupaten Donggala beserta rombongan disambut oleh Camat Botumoito, Jefri Kaluku, Kepala Desa Tapadaa, Risden Pakaya dan Perangkatnya, Ketua Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPEKB) Indonesia Kabupaten Boalemo, para Penyuluh PLKB/PKB, Kader PPKBD/Sub PPKBD, Kelompok Dasa Wisma, para akseptor dan masyarakat.

“Kunjungan ke Sekretariat Rumah Dataku merupakan suatu penyempurnaan konsep berfikirinovatif dalam rangka peningkatan mutu keluarga berkualitas, pengembangan UPPKA, pengembangan dan penerapan sistem program Banggakencana melaui 8 fungsi keluarga dan penurunan angka TFR, sehingga kedepan diharapkan akan melahirkan kebijakan baru serta perbaikan peraturan perundang-undangan terkait pelaksanaan program banggakencana secara umum dan khusus,” ucap Kadis DP2KB Kabupaten Donggala, Drs. LasamudiaDalili, M.Si, Senin (20/12). 

Dari hasil studi banding di Sekretariat Kampung KB (Rumah Dataku), DPPKB Kabupaten Donggala mengumpulkan data dan informasi sebagai bahan acuan dalam perumusan konsep yang diinginkan. 

“Kegiatan seperti ini tentunya sangat bagus bagi perkembangan suatu kebutuhan yang diharapkan sebagaimana mestinya untuk menuju Keluarga Berkualitas di Kabupaten Donggala,” terang Lasamudia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed