oleh

Sekjen Kemhan Berikan Materi Two Sided Wargaming Siswa Sesko TNI

-Nasional-130 views

PENATEGAS – Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) Taufanto Marsdya TNI. Donny Ermawan, M.D.S., didampingi Komandan Sesko TNI Marsdya TNI Diyah Yudanardi,S.E., M.Si, Han memberikan pembekalan dengan materi “Two Sided Wargaming (Geladi Posko Dua Pihak Dikendalikan), Revitalisasi Learning Management System dan Wargaming System Pusoyu Sesko TNI”, kepada Siswa Sesko TNI di Gedung Grha Widya Adibrata, Sesko TNI, Bandung, Kamis (26/8).

Dalam sambutanya, Sekjen Kemhan, Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S. menyatakan bahwa, berdiskusi mengenai wargaming system dengan para pejabat Sesko TNI dan dosen seperti saat ini adalah hal yang sangat berharga dan merupakan ajang saling berbagi pengalaman.

“Salah satu elemen penting pendukung dari 10 komponen pendidikan di Sesko TNI, adalah fasilitas Learning Management System dan Wargaming System, di mana kedua sistem ini sangat membantu serta mempermudah para Perwira Siswa Sesko TNI maupun Dosen, dalam proses kegiatan belajar mengajar, khususnya saat melaksanakan Geladi Posko Operasi Gabungan pada tahapan pengujian Rencana Operasi (Uji RO) yang diselenggarakan oleh Pusoyu Sesko TNI,” terang Marsdya TNI. Donny Ermawan Taufanto.

Sekjen Kemhan Berikan Materi Two Sided Wargaming Siswa Sesko TNI
Foto bersama usai melakukan pembekalan TNI di Gedung Grha Widya Adibrata, Sesko TNI, Bandung, Kamis (26/8).

Sekjen Kemhan mengungkap fakta sejarah pertempuran diantaranya, Angkatan Darat Rusia pada tahun 1860-an dan1870-an memenangkan pertempuran, dengan melakukan simulasi pertempuran melalui media Wargame. Dengan strategi tersebut akhirnya, Negara Rusia mengadopsi Wargame sebagai Planning and Training Tool tahun 1875, Inggris tahun 1878, Amerika tahun 1887 serta Perancis pada tahun1900. “Sejak saat itulah berbagai pertempuran dilakukan simulasi terlebih dahulu yang dituangkan dalam suatu Wargame,” ucapnya.

Marsdya TNI. Donny Ermawan mengisahkan, Jerman mengawali Perang Dunia Pertama. Berdasarkan Schlieffen Plan, serangan Jepang atas Pearl Harbour akhirnya sukses, karena telah direncanakan dan di uji coba secara intensif dalam Wargame beberapa bulan sebelum operasi tersebut dilaksanakan.

Hadir dalam pembekalan Siswa Siswa Sesko TNI, Wadan Sesko TNI Mayjen TNI Handy Geniardi, S.E., M.M, Karo Humas, Setjen KemhanMarsma TNI. Penny Radjendra, S.T., M.Sc., M.Sc. serta para pejabat Sesko TNI dan pejabat dari Kemhan. ***(Sumber : Kemenhanri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed