Dinas Perikanan Donggala Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih, Targetkan 14 Kecamatan Terlibat

Nasional16 Dilihat

PENATEGAS — Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, terus memperkuat komitmen mendukung program strategis Presiden Republik Indonesia melalui pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala, Ir. Ali Assagaf, S.Pi., M.H., mengatakan pihaknya telah mengusulkan sedikitnya 10 titik lokasi untuk pelaksanaan program Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026.

Usulan tersebut tersebar di sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Donggala, antara lain Kecamatan Banawa, Tanantovea, Sindue, Sindue Tombusabora, Balaesang, Sojol, dan Sojol Utara.

“Kami akan upayakan sebanyak 14 kecamatan dari 16 kecamatan di Kabupaten Donggala semuanya akan memiliki Kampung Nelayan,” kata Ali Assagaf saat ditemui di Desa Sioyong, Kecamatan Dampelas, Rabu (19/08/2026).

Menurut Ali Assagaf, pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih tidak sekadar berorientasi pada pembangunan infrastruktur. Program tersebut harus mampu membentuk ekosistem ekonomi baru yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.

Kunjungan ke Desa Sioyong, kata dia, dilakukan untuk meninjau salah satu lokasi yang diproyeksikan menjadi bagian dari pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih.

Selain itu, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Donggala berencana meluncurkan program tersebut di Desa Pangalaseang, Kecamatan Sojol. Peluncuran akan dirangkaikan dengan pertemuan tatap muka bersama nelayan dan masyarakat, forum diskusi, serta lomba memancing.

Ali menjelaskan, lomba memancing bukan sekadar kegiatan hiburan. Agenda tersebut menjadi salah satu cara untuk memetakan potensi sumber daya ikan sekaligus melihat gambaran jumlah dan aktivitas nelayan di wilayah tersebut.

“Dari lomba mancing itu kita bisa melihat seberapa besar potensi ikan yang ada dan seberapa banyak nelayan di wilayah Desa Pangalaseang. Dengan begitu, masyarakat juga memiliki rasa memiliki terhadap program Kampung Nelayan Merah Putih,” ujarnya.

 

http://Baca Juga: https://penategas.id/2026/08/20/inspektorat-donggala-tegaskan-peran-strategis-sebagai-pembantu-bupati/

 

Ia menegaskan, keterlibatan masyarakat sejak tahap awal menjadi faktor penting agar program tersebut tidak berhenti pada pembangunan fisik. Setelah konstruksi selesai, masyarakat diharapkan memahami ruang lingkup pengelolaan Kampung Nelayan dan mampu mengambil peran secara aktif.

Karena itu, forum diskusi akan diarahkan untuk menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis mengenai pengelolaan Kampung Nelayan Merah Putih, termasuk penguatan kelembagaan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan kegiatan ekonomi.

Konsep Kampung Nelayan Merah Putih, lanjut Ali, perlu dikembangkan sebagai ekosistem ekonomi masyarakat pesisir. Nelayan dan keluarganya, pelaku UMKM, perempuan, pemuda, koperasi, pemerintah desa, pemerintah daerah, dunia usaha, hingga pemangku kepentingan lainnya harus mendapatkan ruang untuk berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing.

Pendekatan tersebut dinilai penting untuk mengubah pola pembangunan dari sekadar pemberian bantuan menjadi pemberdayaan yang berkelanjutan. Dengan demikian, masyarakat pesisir tidak terus bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi mampu mengelola potensi yang dimiliki untuk menciptakan sumber pendapatan baru.

“Prinsipnya kami mendukung. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat bisa mengelola dan mengembangkan potensi yang ada sehingga Kampung Nelayan benar-benar memberikan manfaat dalam jangka panjang,” kata Ali.

Pemerintah Kabupaten Donggala berharap pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih dapat menjadi penggerak ekonomi baru di kawasan pesisir sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat nelayan.

Jika target 14 kecamatan dapat direalisasikan, program tersebut berpotensi menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas pemerataan pembangunan sekaligus mengoptimalkan sektor kelautan dan perikanan sebagai kekuatan ekonomi daerah.

News Feed