Wamen PPPA Veronica Tan Kunjungi Sulawesi Tengah, Tinjau Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak

Nasional19 Dilihat

PENATEGAS – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Veronica Tan, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Tengah pada 9–11 Juli 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Veronica dijadwalkan meninjau layanan perlindungan perempuan dan anak serta menghadiri kegiatan yang menyoroti peran perempuan adat di Kabupaten Sigi.

Kedatangan Veronica Tan di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri, Palu, disambut Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes.. Reny menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap agenda kerja Kementerian PPPA dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas perlindungan perempuan dan anak.

“Kami menyambut baik kunjungan Ibu Wakil Menteri PPPA di Sulawesi Tengah. Semoga kunjungan ini semakin memperkuat kerja sama dalam menghadirkan layanan yang lebih baik bagi perempuan dan anak,” kata Reny.

Salah satu agenda utama Veronica adalah mengunjungi Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Sulawesi Tengah.

Kunjungan itu bertujuan melihat secara langsung pelaksanaan layanan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk sistem pendampingan yang diberikan kepada para korban.

UPTD PPA menjadi salah satu garda terdepan pemerintah daerah dalam memberikan layanan pengaduan, pendampingan psikologis, bantuan hukum, hingga rehabilitasi bagi perempuan dan anak yang mengalami kekerasan. Evaluasi terhadap layanan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem perlindungan yang lebih responsif dan mudah diakses masyarakat.

http://baca Juga: https://penategas.id/2026/07/10/informasi-harga-kebutuhan-pokok-dan-bahan-strategis-pasar-inpres-malonda-kabupaten-donggala-jumat-10-07-2026/

Selain meninjau layanan perlindungan, Veronica juga menghadiri kegiatan Vunca Ngata Toro di Desa Toro, Kabupaten Sigi. Tradisi syukuran panen masyarakat adat itu tahun ini dirangkaikan dengan kegiatan penguatan kepemimpinan perempuan adat.

Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menegaskan peran perempuan adat dalam menjaga tradisi, mengelola sumber daya alam, serta berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.

Pemerintah menilai keterlibatan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di komunitas adat, merupakan bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif.

Kunjungan kerja Wamen PPPA juga menjadi bagian dari penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Sejumlah isu seperti pencegahan kekerasan, pemenuhan hak anak, peningkatan kapasitas lembaga layanan, hingga pemberdayaan ekonomi perempuan masih menjadi perhatian di berbagai daerah, termasuk Sulawesi Tengah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan nasional di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui penguatan layanan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Melalui kunjungan ini, pemerintah berharap terbangun koordinasi yang lebih erat antara Kementerian PPPA dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak, sekaligus mendorong peran perempuan sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.

 

News Feed