PENATEGAS – Industri musik dangdut koplo Indonesia semakin hangat. Grup Perwira Bergoyang by Jwara Creative yang digawangi Jery Benedick, Rori Perwira, Hexa Aprelia, dan Alvin Spin di bawah naungan Nada Djwara resmi meluncurkan single terbaru bertajuk “Senggol Dong Boss”, sebuah karya yang menggabungkan semangat pesta, aransemen modern, serta karakter musikal yang mudah melekat di telinga pendengar.
Lagu tersebut melakukan debut perdana di hadapan publik melalui panggung Moonverse Festival 2026 yang berlangsung pada 28 Juni 2026 di Summarecon Mall Serpong.
Kesempatan tampil dalam festival berskala nasional menjadi penanda keseriusan Perwira Bergoyang untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus mempertegas identitas mereka sebagai salah satu grup koplo yang siap bersaing di industri musik Indonesia.
“Kami ingin menghadirkan lagu yang mampu menghibur semua kalangan. Senggol Dong Boss lahir dengan semangat kebersamaan, keceriaan, dan energi positif yang menjadi nafas utama Perwira Bergoyang,” ujar Jery Benedick.
Keistimewaan “Senggol Dong Boss” terletak pada kolaborasi lintas generasi yang mempertemukan Perwira Bergoyang dengan Angela Tee, mantan personel grup vokal fenomenal 7 Icons yang pernah merajai tangga lagu melalui hit “Playboy”.
Perpaduan karakter vokal Angela dengan aransemen koplo modern menciptakan dimensi musikal yang lebih kaya sekaligus memperluas daya tarik lagu bagi penikmat musik pop maupun dangdut.
Perwira Bergoyang juga melibatkan Farelio, penyanyi muda yang mulai dikenal publik berkat karya “Astaga” dan “Jangan Dipaksa Rindu”.
Kehadiran Farelio menghadirkan warna vokal yang segar dan memperlihatkan bagaimana regenerasi menjadi salah satu kekuatan utama dalam perkembangan musik Indonesia.
“Kolaborasi bersama Angela Tee dan Farelio menjadi pengalaman yang sangat berharga. Masing-masing membawa karakter yang berbeda, kemudian menyatu menjadi satu energi yang menurut kami sangat kuat ketika dituangkan ke dalam lagu,” ungkap Rori Perwira.
Secara musikal, “Senggol Dong Boss” menawarkan perpaduan ritme koplo yang enerjik dengan sentuhan pop kontemporer yang sedang berkembang di industri musik nasional. Pendekatan tersebut membuat lagu terasa ringan, komunikatif, sekaligus memiliki potensi besar menjangkau pendengar lintas usia, mulai dari pencinta dangdut tradisional hingga generasi muda yang akrab dengan musik digital.
Momentum peluncuran lagu juga menjadi panggung pembuktian kualitas performa Perwira Bergoyang. Mereka tampil penuh energi di hadapan ribuan penonton Moonverse Festival dan berhasil membangun interaksi yang hangat melalui aksi panggung yang atraktif serta musikalitas yang solid.
Moonverse Festival 2026 turut menghadirkan sejumlah nama besar seperti NDX AKA, Denny Caknan, Jono Joni, serta sederet musisi populer lain yang menjadi magnet utama festival.
Kehadiran Perwira Bergoyang di tengah jajaran penampil tersebut memperlihatkan besarnya kepercayaan industri terhadap potensi mereka sebagai salah satu kekuatan baru dalam ekosistem musik dangdut koplo Indonesia.
“Kami percaya dangdut koplo terus berevolusi mengikuti perkembangan zaman. Melalui Senggol Dong Boss, kami ingin membuktikan bahwa musik koplo mampu tampil modern tanpa kehilangan identitas dan akar budayanya,” kata Alvin Spin.
Perwira Bergoyang optimistis “Senggol Dong Boss” mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan musik dangdut koplo sekaligus memperluas basis penggemar di berbagai daerah.
Semangat kolaborasi, eksplorasi musikal, dan kualitas produksi menjadi fondasi yang mereka yakini akan membawa karya tersebut mendapat tempat di hati masyarakat.
Antusiasme penonton selama penampilan perdana menjadi jawaban atas rasa penasaran publik terhadap chemistry Perwira Bergoyang, Angela Tee, dan Farelio.
Sambutan hangat yang mengiringi setiap bagian lagu memperlihatkan bahwa “Senggol Dong Boss” memiliki modal kuat untuk menjadi salah satu lagu koplo yang paling diperbincangkan sepanjang 2026 sekaligus membuka babak baru perjalanan karier Perwira Bergoyang.







