UMKM Donggala Manfaatkan Car Free Day untuk Perluas Pasar Produk Lokal

Ekonomi247 Dilihat

PENATEGAS – Sebanyak 21 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Donggala memanfaatkan kegiatan Car Free Day yang digelar di depan Kantor Bupati Donggala, Minggu (28/06/2026), sebagai sarana memperkenalkan produk unggulan sekaligus meningkatkan penjualan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkari ke-80 yang tidak hanya menghadirkan aktivitas olahraga dan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan hasil produksinya.

Keikutsertaan para pelaku UMKM dalam kegiatan ini diinisiasi oleh Koordinator UMKM Kabupaten Donggala, Hawang, S.Sos. Menurut Hawang, momentum Car Free Day menjadi kesempatan yang baik bagi pelaku usaha mikro untuk memperluas jangkauan pemasaran sekaligus memperkenalkan produk kepada masyarakat yang hadir.

“Kegiatan ini menjadi peluang bagi UMKM untuk memperkenalkan hasil produksinya kepada masyarakat luas. Harapannya, selain produk semakin dikenal, penjualan juga meningkat sehingga dapat menambah pendapatan para pelaku usaha,” ujar Hawang di sela kegiatan.

UMKM Donggala Manfaatkan Car Free Day untuk Perluas Pasar Produk Lokal
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni mencicipi minuman buatan UMKM Kabupaten Donggala. (ft: Husni/PT)

Beragam produk makanan dan minuman hasil olahan rumahan ditawarkan kepada pengunjung. Masing-masing pelaku UMKM menampilkan produk andalannya dengan kemasan yang menarik untuk memikat minat pembeli. Salah seorang pelaku UMKM, Asmawati, menawarkan donat dengan berbagai pilihan topping, mulai dari coklat hingga aneka varian rasa lainnya.

Selain itu, menu bakso bakar juga menjadi salah satu menu favorit pengunjung. Adapun Yuliarti memasarkan kue pia hasil produksi rumahan yang telah menjadi salah satu produk unggulan usahanya.

Selain ketiga produk tersebut, puluhan pelaku UMKM lainnya juga memamerkan beragam makanan khas, minuman, serta produk kreatif yang mendapat perhatian masyarakat yang memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari.

http://Baca Juga: https://penategas.id/2026/06/28/gubernur-anwar-hafid-resmi-jadi-anggota-kehormatan-ika-pmii-tegaskan-komitmen-wujudkan-sulteng-nambaso/

Para pelaku UMKM mengaku bersyukur dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Mereka menilai penyelenggaraan Car Free Day tidak hanya menjadi ajang berjualan, tetapi juga membuka peluang memperluas jaringan pemasaran dan mengenalkan produk kepada konsumen baru.

Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus UMKM dan Pemerintah Kabupaten Donggala yang telah memberikan dukungan melalui penyediaan fasilitas dan ruang promosi bagi usaha mikro.

Para pelaku usaha berharap sinergi antara pemerintah daerah, pengurus UMKM, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat melalui pembinaan, pelatihan, hingga perluasan akses pemasaran. Dukungan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan daya saing UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam kegiatan itu, Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, S.E., bersama Kapolres Donggala, AKBP Angga Dewanto, S.I.K., M.Si., menyempatkan diri mengunjungi sejumlah stan UMKM. Keduanya juga membeli beberapa produk yang dipasarkan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal.

Bupati Vera mengajak masyarakat untuk terus mencintai dan menggunakan produk hasil karya UMKM Donggala. Menurut dia, produk lokal tidak kalah berkualitas karena diolah secara sehat, alami, dan memiliki cita rasa yang mampu bersaing.

Turut mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala Dr. Ir. H. Rustam Efendi, S.Pd., S.H., M.AP., Ketua DPRD Kabupaten Donggala Dr. Mohammad Yasin Lataka, S.E., M.M., Ak., serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kehadiran jajaran pemerintah daerah tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan sektor UMKM yang selama ini menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat.

Melalui kegiatan seperti Car Free Day pemerintah berharap produk-produk UMKM Donggala semakin dikenal luas, mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.