Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Malonda Donggala Berfluktuasi, Tomat dan Beras Naik, Cabai serta Bawang Merah Turun

Ekonomi56 Dilihat

PENATEGAS – Pergerakan harga kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Malonda, Kelurahan Ganti, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, pada Senin (22/06/2026), menunjukkan adanya fluktuasi di sejumlah komoditas pangan.

Beberapa bahan pokok mengalami kenaikan harga, sementara komoditas lainnya justru mengalami penurunan, memberikan dampak yang beragam bagi pedagang maupun konsumen.

Data pemantauan harga yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop-UMKM) Kabupaten Donggala mencatat bahwa komoditas beras masih mengalami kenaikan tipis.

Beras medium merek Bramo naik dari Rp14.700 per kilogram menjadi Rp14.733 per kilogram atau meningkat sekitar 0,23 persen. Sementara itu, beras premium Cap Mawar mengalami kenaikan lebih tinggi, dari Rp15.000 menjadi Rp15.133 per kilogram atau naik sekitar 0,89 persen.

Di sisi lain, harga cabai yang selama beberapa pekan terakhir menjadi perhatian masyarakat menunjukkan tren penurunan. Cabai merah keriting turun dari Rp36.667 menjadi Rp35.000 per kilogram atau berkurang 4,55 persen. Penurunan juga terjadi pada cabai rawit merah yang turun dari Rp71.667 menjadi Rp70.000 per kilogram atau sekitar 2,33 persen.

Komoditas bawang merah turut mengalami penurunan yang cukup signifikan. Harga bawang merah yang sebelumnya berada di angka Rp53.333 per kilogram kini turun menjadi Rp50.000 per kilogram atau berkurang sekitar 6,25 persen.

Penurunan harga ini dinilai cukup membantu masyarakat, mengingat bawang merah merupakan salah satu bahan pokok yang hampir selalu digunakan dalam kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

http://Baca Juga: https://penategas.id/2026/06/22/generasi-muda-sulteng-diuji-dalam-lomba-empat-pilar-mpr-ri-wagub-reny-semua-peserta-adalah-juara/

Namun demikian, tidak semua komoditas mengalami penurunan. Harga tomat justru melonjak cukup tinggi. Dari sebelumnya Rp20.000 per kilogram, harga tomat kini mencapai Rp22.000 per kilogram atau naik hingga 10 persen. Kenaikan ini menjadi yang tertinggi dibandingkan komoditas lainnya yang dipantau pada pekan ini.

Untuk komoditas kacang-kacangan, harga kacang hijau mengalami penurunan dari Rp27.500 menjadi Rp25.000 per kilogram atau turun sekitar 9,09 persen. Sebaliknya, kacang tanah mengalami kenaikan tipis dari Rp36.500 menjadi Rp37.000 per kilogram atau meningkat 1,37 persen.

Pejabat Disperindagkop-UMKM Kabupaten Donggala Bidang Perdagangan yang menangani Barang Pokok dan Barang Penting (Bapokting), Arsyad, S.Sos, menjelaskan bahwa perubahan harga yang terjadi merupakan kondisi yang lazim di pasar tradisional.

Fluktuasi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari ketersediaan pasokan, distribusi barang dari daerah pemasok, hingga tingkat permintaan masyarakat.

“Menjelang pekan keempat bulan Juni, sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Malonda mengalami perubahan harga. Ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, tetapi ada juga yang mengalami penurunan. Secara umum, kondisi harga masih relatif stabil dan pasokan kebutuhan pokok tetap tersedia,” ujarnya.

Menurut Arsyad, pihaknya terus melakukan pemantauan rutin terhadap perkembangan harga dan stok bahan pokok di pasar-pasar tradisional yang ada di Kabupaten Donggala. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan barang tetap terjaga sekaligus mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Disperindagkop-UMKM juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena pasokan bahan pokok masih dalam kondisi aman.

Dengan pengawasan yang dilakukan secara berkala, pemerintah berharap stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga sehingga daya beli masyarakat dapat dipertahankan di tengah dinamika pasar yang terus bergerak.

Pemantauan harga kebutuhan pokok ini menjadi salah satu instrumen penting bagi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pangan tetap terjangkau bagi seluruh warga Kabupaten Donggala.

News Feed