Tenun Donggala Ditetapkan Sebagai Indikasi Geografis Sulteng

Nasional47 views

PENATEGAS – Tenun Donggala ditetapkan sebagai Indikasi Geografis Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam sebuah pagelaran Mobile Intellectual Property Clinic 2024 di Hotel Best Western Coco, Palu, Kamis (25/04/24).

Sertifikat Indikasi Geografis Tenun Donggala diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Kekayaan Intelektual (KI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI, Min Usihen, kepada Pj. Bupati Donggala yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. Sofyan Dg. Malaba, M.Si.

Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI, Min Usihen dalam sambutannya mengatakan, upaya Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham dalam penyelenggaraan MIPC di wilayah-wilayah Indonesia sebagai dasar pengaktualisasian segenap potensi besar dari KI yang menjadi salah satu pilar penopang pembangunan dan peningkatan ekonomi nasional.

“Sepanjang penyelenggaraan MIPC di Sulawesi Tengah dari 2022 sampai April 2024, terdapat 3.024 permohonan kekayaan intelektual (Merek, Paten, Desain Industri dan Hak Cipta), dengan rincian 1.236 permohonan di tahun 2022, 1.405 permohonan di tahun 2023, dan 383 permohonan pada 2024,” ungkapnya.

Diharapkan, lanjutnya, gelaran MIPC ini dapat menjadi pendorong potensi KI melalui kegiatan-kegiatan sosialisasi dan pengembangan oleh agen diseminasi dengan cara mengedukasi masyarakat dengan metode pendekatan dan kedekatan.

Diketahui, MIPC kali ini begitu istimewa, selain merupakan rangkaian dari perayaan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2024, juga sebagai pendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) serta Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) di Provinsi Sulawesi Tengah yang mana Kemenkumham ditunjuk sebagai Campaign Manager pada tahun ini.

News Feed