PENATEGAS – Pemerintah Kabupaten Donggala kembali mencatatkan kinerja positif di sektor perumahan. Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, realisasi program perumahan hingga akhir tahun 2025 mencapai 98,19 persen, sebuah capaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan hunian layak bagi masyarakat.
Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Donggala dalam meningkatkan kualitas hidup warga, khususnya di bidang perumahan dan kawasan permukiman.
Hampir seluruh target yang direncanakan berhasil diwujudkan, meski dihadapkan pada berbagai tantangan di lapangan.
Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Donggala, Sovyan, S.Kom., M.Si, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi yang solid antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta dukungan berbagai pemangku kepentingan.
“Alhamdulillah, target program perumahan yang telah direncanakan dapat tercapai sesuai sasaran. Ini menjadi bukti bahwa perencanaan yang matang, pengelolaan yang tepat, serta kerja sama lintas sektor mampu memberikan hasil nyata bagi masyarakat,” ujar Sovyan saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (05/02/2026).
Ia menjelaskan, program perumahan yang dijalankan tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik rumah.
Lebih dari itu, pemerintah juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas lingkungan permukiman, seperti penyediaan akses sanitasi yang layak, ketersediaan air bersih, serta penataan kawasan agar lebih tertib, sehat, dan aman.
“Hunian yang layak tidak hanya soal bangunan rumah, tetapi juga lingkungan di sekitarnya. Masyarakat berhak tinggal di kawasan yang bersih, nyaman, dan mendukung kehidupan yang sehat,” jelasnya.
Menurut Sovyan, sebagian besar program perumahan diarahkan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agar dapat memiliki rumah layak huni.
Untuk itu, Pemkab Donggala secara berkelanjutan melakukan pendataan dan pemetaan kebutuhan perumahan, guna memastikan setiap bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
Ia juga mengakui bahwa tantangan ke depan semakin kompleks. Tidak hanya membangun rumah baru, tetapi juga menangani rumah tidak layak huni serta memastikan pemerataan pembangunan perumahan hingga ke seluruh kecamatan di Kabupaten Donggala.
“Ke depan, sektor perumahan tetap menjadi prioritas pembangunan daerah. Evaluasi program akan terus dilakukan agar pelaksanaannya semakin berkualitas dan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat,” tegasnya.
Dengan capaian 98,19 persen ini, Pemerintah Kabupaten Donggala optimistis dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Sovyan pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat fasilitas perumahan yang telah dibangun, agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.






