Silaturahmi Ramadan, Wagub Reny Lamadjido Ajak IDI Sulteng Perkuat Solidaritas dan Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan

Daerah1,486 views

PENATEGAS – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sulawesi Tengah di salah satu Kafe Kota Palu, Sabtu sore (07/03/2026).

Momentum kebersamaan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas di antara para dokter yang tergabung dalam organisasi profesi tersebut.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes yang juga menjabat sebagai Ketua IDI Wilayah Sulawesi Tengah.

Kehadiran Wagub Reny bersama para dokter dari berbagai institusi kesehatan di daerah tersebut menambah suasana kebersamaan yang penuh kehangatan.

Dalam sambutannya, Wagub Reny menyampaikan bahwa momentum buka puasa bersama tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga sarana penting untuk merawat hubungan persaudaraan serta memperkuat kekompakan antaranggota IDI.

Menurutnya, kebersamaan yang terjalin di antara para dokter merupakan modal penting dalam menjaga profesionalitas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Momentum seperti ini sangat penting untuk menjaga silaturahmi dan mempererat hubungan antar sesama dokter. Dengan kebersamaan yang kuat, kita bisa saling mendukung dalam menjalankan tugas mulia memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Reny.

Ia menambahkan bahwa solidaritas profesi menjadi fondasi utama dalam membangun sistem layanan kesehatan yang semakin berkualitas.

Para dokter, kata dia, memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tenaga medis, tetapi juga sebagai bagian dari penggerak pembangunan sektor kesehatan di daerah.

Lebih lanjut, Wagub Reny juga mendorong peran aktif IDI Sulawesi Tengah dalam mendukung percepatan transformasi digital di sektor pelayanan kesehatan, khususnya dalam pengelolaan data di rumah sakit.

Menurutnya, digitalisasi data kesehatan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi pelayanan, memperkuat sistem manajemen rumah sakit, serta membangun kepercayaan publik terhadap fasilitas layanan kesehatan.

“Ke depan kita harus terus mendorong digitalisasi data di rumah sakit. Sistem yang terintegrasi akan mempermudah pelayanan kepada pasien, mempercepat proses administrasi medis, sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa modernisasi sistem layanan kesehatan harus diiringi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, termasuk para dokter yang menjadi ujung tombak pelayanan medis.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Reny turut menyampaikan harapannya agar para dokter di Sulawesi Tengah senantiasa menjaga kekompakan dan semangat pengabdian dalam melayani masyarakat.

“Semoga dokter-dokter tetap kompak, terus menjaga profesionalisme, dan selalu semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pasien,” harapnya.

Kegiatan buka puasa bersama ini berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna. Selain menjadi ajang mempererat silaturahmi, pertemuan tersebut juga menjadi ruang diskusi ringan antar dokter mengenai berbagai tantangan dan peluang dalam pengembangan layanan kesehatan di Sulawesi Tengah ke depan.

Melalui kegiatan kebersamaan seperti ini, diharapkan sinergi dan solidaritas di antara para dokter semakin kuat, sehingga mampu mendukung upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan serta memperkuat sistem kesehatan daerah secara berkelanjutan.

Baca Juga: https://penategas.id/konsep-pumo-dan-tantangan-governansi-global-dibahas-di-kuliah-umum-fisip-unismuh-palu/

News Feed