Petani Donggala Diminta Tanam Kedelai

Daerah1,094 views

PENATEGAS – Meningkatnya kebutuhan kedelai sepanjang tahun 2021 secara nasional diperkirakan mencapai 2,6 juta ton. Volume ini hanya mencakup kedelai untuk kebutuhan konsumsi (produksi tahu dan tempe) di luar kebutuhan bungkil kedelai untuk industri pakan.

Dengan peningkatan tersebut, sehingga pemerintah melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia menyerukan agar seluruh daerah melakukan penanaman kedelai guna menutupi kebutuhan nasional.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Kabupaten Donggala, Arifin Semauna,S.P kepada Penategas.id di ruang kerjanya akhir pekan lalu.

Menurut Arifin, seruan untuk menanam kedelai terungkap saat melakukan pertemuan bersama sejumlah pejabat Kementerian Pertanian di Makassar Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu disampaikan, seluruh daerah segera melakukan penanaman kedelai setelah sejumlah daerah di Indonesia menggunakan kedelai impor.

“Untuk Kabupaten Donggala luas areal tanam kedelai sangat luas, tinggal strategi kita untuk selalu memberikan pembinaan kepada petani secara langsung bagaimana tanaman kedelai dapat berkualitas,” ucap Kabid Tanaman Pangan

Selama ini para petani cenderung tidak mau menanam kedelai padahal kebutuhan kedelai sangat besar dan ini menjadi harapan besar pemerintah agar kebutuhan kedelai tidak lagi di import.

Guna mengembalikan semangat petani kedelai di Kabupaten Donggala, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan melalui Bidang Tanaman Pangan berupaya semaksimal mungkin melakukan inventarisasi seluruh kecamatan yang memiliki lahan untuk penanaman kedelai.

Selain dorongan tersebut lanjut Arifin, dalam program ini juga dibutuhkan suatu strategi yang aplikatif, sehingga dapat mendorong pengembangan usaha tani kedelai yang berdampak kepada terwujudnya ketahanan pangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed