Padi Ladang di Pulau Teluk Enam, Temukan Kendala Jelang Panen

Daerah196 views

PENATEGAS — Komitmen menjaga ketahanan pangan terus diperkuat hingga ke wilayah kepulauan. Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) turun langsung melakukan pemantauan tanaman padi ladang di Pulau Teluk Enam, Mapaga, yang merupakan wilayah binaan Desa Palau dan berada di kawasan Desa Pomolulu, Kecamatan Balaesang Tanjung, Selasa (17/02/2026).

Kunjungan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi langkah nyata memastikan kondisi tanaman padi ladang milik petani pulau tetap terpantau menjelang masa panen.

Wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri menjadi perhatian khusus agar produktivitas pertanian tetap terjaga.

Tim Monev terdiri dari Penyuluh Pertanian Akif, Kepala Desa Palau Moh. Sinapati M. Mansur, serta Kepala Dusun yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Tani (Poktan) Selaras Desa Palau.

Kehadiran mereka di tengah hamparan padi ladang menjadi bentuk dukungan moral sekaligus teknis bagi para petani.

Dari hasil pemantauan lapangan, tanaman padi ladang secara umum terlihat tumbuh cukup baik dan telah memasuki fase menjelang panen.

Bulir padi mulai menguning dan berdiri kokoh di atas lahan yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat pulau. Kondisi ini memberikan harapan akan hasil panen yang menggembirakan.

Namun demikian, tim juga menemukan sejumlah kendala yang berpotensi mempengaruhi hasil produksi. Ancaman utama datang dari serangan hama penggerek batang yang mulai muncul pada sebagian areal tanam.

Hama ini dapat merusak batang padi, menghambat pengisian bulir, bahkan menurunkan produktivitas apabila tidak segera ditangani secara tepat dan cepat.

Selain persoalan hama, aspek pemupukan juga menjadi perhatian serius. Meski ketersediaan pupuk di wilayah tersebut relatif mencukupi, keterbatasan dana yang dimiliki petani di pulau menjadi hambatan utama dalam pemenuhan kebutuhan pemupukan secara optimal.

Kondisi ekonomi membuat sebagian petani belum mampu melakukan pemupukan sesuai dosis anjuran, sehingga berpotensi mempengaruhi kualitas dan kuantitas hasil panen.

Kepala Desa Palau, Moh. Sinapati M. Mansur, menegaskan bahwa pemerintah desa tidak akan tinggal diam. Ia menyampaikan komitmen untuk segera berkoordinasi dengan penyuluh pertanian dan pihak terkait guna mencari solusi terbaik, termasuk pendampingan teknis pengendalian hama serta upaya dukungan pembiayaan sarana produksi.

“Kami ingin memastikan petani di wilayah kepulauan tetap mendapatkan perhatian dan pendampingan. Pertanian adalah tulang punggung ekonomi masyarakat pulau,” tegasnya.

Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan lahir langkah tindak lanjut yang konkret dan terukur, sehingga hasil panen padi ladang dapat maksimal.

Lebih dari itu, upaya ini menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat Desa Palau, khususnya di wilayah Pulau Teluk Enam, yang terus berjuang menjaga produktivitas di tengah berbagai keterbatasan.

Baca juga: https://penategas.id/akses-vital-kembali-lancar-sinergi-pemdes-pomolulu-dan-pt-balqis-bangkitkan-harapan-warga/

News Feed