Mengenang 79 Tahun Lahir Pancasila Pemkab Donggala Gelar Upacara

Daerah74 views

 PENATEGAS – Mengenang 79 tahun silam lahirnya Pancasila, pemerintah Kabupaten Donggala menggelar upacara di halaman kantor Bupati Donggala, Sabtu (1/06/24).

Dengan tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”, Pj. Bupati Donggala, Moh. Rifani, S.Sos., M.Si bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara pemimpin upacara adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dudi Utomo Adi, S.STP., MSi.

Upacara yang penuh khidmat dan kebersamaan diikuti Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, para Staf Ahli, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemkab Donggala serta para pelajar.

Amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila pada upacara Hari Lahir Pancasila tahun 2024 disampaikan Pj. Bupati Donggala, Moh. Rifani

Dalam amanatnya, Pj. Bupati Donggala, Moh. Rifani menyampaikan bahwa tema Hari Lahir Pancasila tahun 2024, mengandung maksud menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.

“Dalam momentum yang sangat bersejarah ini, saya mengajak komponen bangsa di mana pun berada untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ajaknya.

Sebagai meja statis, Moh. Rifani menyampaikan, Pancasila terbukti mampu mempersatukan dalam menghadapi beragam gelombang tantangan dan ujian sejarah, sehingga sampai dengan saat ini Indonesia tetap berdiri kokoh dan tangguh sebagai bangsa yang besar.

“Sebagai leitstar dinamis, Pancasila merupakan bintang penuntun yang membawa Indonesia pada gerbang kemajuan dan kemakmuran di era globalisasi teknologi dan informasi sekarang ini,” ujarnya.

Moh. Rifani menerangkan bahwa Pancasila harus senantiasa kita jiwai dan pedomani agar menjadi ideologi yang bekerja, yang dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia.

“Selain regulasi yang berlandaskan pada semangat dan jiwa Pancasila, kita juga perlu keteladanan yang tercermin dari etika, integritas, dan karakter para pemimpin dan rakyat Indonesia, dimana perkembangan situasi global yang ditandai kemajuan teknologi komunikasi yang begitu pesat menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia,” terangnya.

Pj Bupati Donggala menyatakan bahwa Pancasila diharapkan dapat menjadi filter agar bangsa Indonesia tidak mengalami disorientasi di masa depan.

Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini yang ditandai dengan masifnya penggunaan teknologi dan telepon seluler pintar (smartphone) dalam mengakses informasi melalui beragam media harus dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk menyiarkan konten-konten dan narasi positif yang mencerminkan aktualisasi nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Lebih dari itu, saya mengajak kepada seluruh komponen bangsa untuk mengarusutamakan Pancasila dengan metode dan cara-cara kekinian dalam menyongsong bonus demografi yang akan menempatkan kaum milenial dan Gen-Z sebagai pelaku utama pembangunan bangsa,” ucapnya.

Mengakhiri pidatonya, Moh Rifani mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama bergotong royong merawat anugerah Pancasila melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2024 ini.

“Kita harus bekerja sama dan berkolaborasi menjaga kerukunan dan keutuhan sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila. Semoga peringatan Hari Lahir Pancasila ini dapat memompa semangat kita semua untuk terus mengamalkan Pancasila demi Indonesia yang maju, adil, makmur, dan berwibawa di kancah dunia,” tutupnya.

News Feed