Gubernur Anwar Hafid Tegaskan, Bank Sulteng Harus Jadi Motor Ekonomi Daerah

Ekonomi156 views

PENATEGAS – Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota se-Sulawesi Tengah diminta memperkuat komitmen kolektif dalam mendukung PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah (Bank Sulteng) sebagai pilar utama penggerak ekonomi daerah.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, M.Si, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Tahun 2026 yang digelar di salah satu hotel berbintang di Kota Palu, Rabu (04/02/2026).

Dalam forum strategis yang dihadiri para pemegang saham dari unsur Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah itu, Gubernur Anwar Hafid menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan Bank Sulteng.

Menurutnya, dukungan terhadap bank daerah tidak cukup hanya sebatas kepemilikan saham, tetapi harus diwujudkan melalui kerja sama nyata dan pemanfaatan layanan perbankan secara optimal.

“Bank Sulteng adalah milik kita bersama. Karena itu, dibutuhkan komitmen yang sungguh-sungguh dari seluruh pemegang saham untuk mendukung dan memajukannya. Bank ini harus kita jadikan mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah,” tegas Anwar Hafid, yang juga dikenal sebagai mantan Bupati Morowali dua periode.

Ia menambahkan, penguatan peran Bank Sulteng akan berdampak langsung pada peningkatan kemandirian fiskal daerah, pengembangan UMKM, serta pembiayaan sektor-sektor produktif yang menyentuh kepentingan masyarakat luas.

Dengan sinergi yang solid, Bank Sulteng diharapkan mampu tampil sebagai ikon perbankan daerah yang sehat, profesional, dan berdaya saing.

Dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025, para pemegang saham secara resmi menerima dan mengesahkan laporan tahunan perseroan. Pengesahan tersebut mencakup laporan kinerja Direksi, laporan pengawasan Dewan Komisaris, serta laporan keuangan yang telah diaudit oleh auditor independen.

Hal ini menjadi bentuk pertanggungjawaban manajemen sekaligus evaluasi kinerja Bank Sulteng selama satu tahun buku.

Sementara itu, RUPS Luar Biasa Tahun 2026 turut membahas agenda strategis terkait penguatan struktur manajemen. Rapat menyetujui penetapan sejumlah calon Direksi dan Komisaris Bank Sulteng.

Dalam keputusan tersebut, Isdar E. Burhanuddin ditetapkan sebagai Calon Direktur Operasional, Firmansyah Azis sebagai Calon Direktur Bisnis, serta Nolvi Kalinta sebagai Calon Komisaris. Selain itu, Novi Ventje B. Kaligis, yang sebelumnya menjabat Komisaris Independen, dicalonkan naik sebagai Komisaris Utama Bank Sulteng.

Seluruh calon Direksi dan Komisaris tersebut selanjutnya akan menjalani proses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk mengikuti uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelum resmi mengemban amanah jabatan.

Dengan dukungan penuh seluruh pemegang saham, Bank Sulteng diharapkan semakin kokoh menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi Sulawesi Tengah.

Baca Juga: http://Dari Desa untuk Keadilan: Gubernur Anwar Hafid Resmikan Posbankum dan Desa Bersinar

News Feed