DP2KB Deklarasi Cegah Pernikahan Anak

Daerah70 views

PENATEGAS – Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah bekerjasama Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) menggelar Deklarasi Cegah Pernikahan Anak dan Pencanangan Kampung Keluarga Berkualitas Menuju Kabupaten Donggala yang Sehat, Maju, dan Sejahtera.

Kegiatan yang digelar di halaman upacara Kantor Bupati Donggala dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusdy Mastura sekaligus membuka Deklarasi Cegah Pernikahan Anak di Lapangan Kantor Bupati Donggala. Senin, (13/11/23).

Panitia Penyelenggara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Ir. Christina Shandra Tobondo, MT dalam laporannya, menyampaikan  tujuan pelaksanaan kegiatan diantaranya adalah,

       1. Mengkampanyekan dan menghasilkan kesepakatan terkait pelaksanaan gerakan cegah pernikahan anak

  1. Mengkampanyekan pentingnya pencegahan stunting sejak dini, salah satunya dengan cara mengkonsumsi rutin tablet tambah darah.
  2. Mengampanyekan pembentukan kampung keluarga berkualitas.

      4. Mengampanyekan Stop Perundungan di Lingkungan Sekolah.

  1. Mengampanyekan gerakan stop buang air besar sebagai salah satu syarat Kabupaten/Kota sehat.

Selanjutnya dalam sambutan yang dibawakan oleh Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura menegaskan bahwa stunting tidak bisa di pandang sepele.

Salah satu hal yang mempengaruhi tingginya angka stunting di Sulawesi Tengah, termasuk Kabupaten Donggala adalah tingginya kasus pernikahan anak.

Berdasarkan data Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2023 sampai dengan Bulan Agustus terdapat 405 anak perempuan dibawah usia 19 tahun yang memperoleh dispensasi pernikahan di Sulawesi Tengah, dimana 43 kasus diantaranya berada di Kabupaten Donggala. Oleh karenanya, sosialisasi pencegahan pernikahan anak harus dilakukan secara massif.

Untuk mendukung deklarasi tersebut Dinas P2KB Provinsi Sulteng melaksanakan kegiatan sosialisasi kesehatan reproduksi pada remaja untuk cegah stunting dan pernikahan anak serta diskusi terpadu pencegahan pernikahan anak khususnya di daerah lokus stunting.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Donggala, Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Ketua TP-PKK Provinsi Sulteng, Kaper BKKBN Provinsi Sulteng, Kakanwil Kemenag Provinsi Sulteng, Forkopimda Kabupaten Donggala, Kepala OPD Provinsi Sulteng dan Kabupaten Donggala, Ketua TP-PKK Kabupaten Donggala, BUMN/BUMS Kab. Donggala, Tokoh Masyarakat serta pelajar se-Kabupaten Donggala.(***)

News Feed