PENATEGAS — Di tengah kepiluan warga yang kehilangan tempat tinggal akibat terjangan banjir, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Donggala tampil menunjukkan kepedulian nyata.
Pada Jumat (16/01/2026), PAN Donggala menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Tanantovea dan Kecamatan Labuan, sebagai wujud solidaritas dan kehadiran nyata partai politik di saat masyarakat dilanda musibah.
Banjir yang melanda wilayah tersebut pada Minggu (11/01/2026) meninggalkan luka mendalam. Arus deras menghanyutkan rumah warga, memaksa sejumlah keluarga kehilangan harta benda bahkan tempat berlindung.
Menyikapi kondisi itu, DPD PAN Kabupaten Donggala di bawah kepemimpinan Ketua DPD, Vera Elena Laruni, S.E., bergerak cepat menginisiasi bantuan kemanusiaan untuk para korban.
Bantuan sembako diserahkan langsung oleh pengurus DPD PAN Kabupaten Donggala, Hawang, S.Sos., yang didampingi Khairul, kepada warga yang rumahnya hanyut terbawa banjir.
Penyaluran bantuan dipusatkan di Desa Wani I, Kecamatan Tanantovea, dengan pengawasan langsung aparatur pemerintah setempat guna memastikan bantuan tepat sasaran dan berjalan tertib.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kecamatan Tanantovea, Moh. Fajri, S.Sos., yang mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian PAN Donggala.
Kehadiran pemerintah kecamatan sekaligus menjadi bentuk sinergi antara unsur politik dan birokrasi dalam merespons bencana kemanusiaan di daerah.
Berdasarkan data yang dihimpun, banjir menyebabkan lima unit rumah warga hanyut, dengan rincian empat rumah di Desa Wani I, Kecamatan Tanantovea, dan satu rumah di Desa Labuan Lumbu Kungguma, Kecamatan Labuan.
Para penerima bantuan tersebut yakni Tjatjo, Sukarni binti Nasrudin, Abd. Rahman, dan Kusdam dari Desa Wani I, serta Rustam dari Desa Labuan Lumbu Kungguma.
Dalam keterangannya, Moh. Fajri menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua DPD PAN Kabupaten Donggala beserta seluruh jajaran yang telah hadir membantu warga di saat kondisi sulit.
Ia berharap bantuan sembako tersebut dapat meringankan beban para korban sekaligus menjadi penyemangat untuk bangkit dan menata kembali kehidupan pascabencana.
Sementara itu, DPD PAN Kabupaten Donggala menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam agenda politik, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
“Kehadiran PAN harus dirasakan masyarakat, terutama ketika mereka membutuhkan uluran tangan,” menjadi semangat yang terus dipegang sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada rakyat.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa solidaritas dan kepedulian masih hidup, serta menjadi penguat harapan bagi warga Donggala untuk bangkit bersama dari bencana.






