Bupati Donggala Sidak Pasar Malonda, Pastikan Stabilitas Harga Jelang Idul Fitri

Daerah106 views

PENATEGAS — Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, S.E., didampingi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Donggala, Dr. Pattakali, S.E., M.Si., bersama sejumlah kepala perangkat daerah terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Malonda, Kelurahan Ganti, Kecamatan Banawa, Jumat (13/03/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga sekaligus ketersediaan stok bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada pekan depan.

Sidak ini merupakan bagian dari langkah antisipatif Pemerintah Kabupaten Donggala dalam mengendalikan potensi lonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Vera Elena Laruni turun langsung meninjau aktivitas pasar, memantau harga sejumlah komoditas, serta berdialog dengan para pedagang dan masyarakat yang sedang berbelanja.

Suasana pasar terlihat cukup ramai. Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai keluhan secara langsung kepada bupati, terutama terkait kenaikan harga beberapa komoditas penting.

Beberapa pedagang dan pembeli mengungkapkan bahwa harga beras dan minyak goreng mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir, sehingga cukup memberatkan masyarakat, terlebih di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadan.

Mendengar langsung aspirasi masyarakat, Bupati Vera menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dalam menghadapi situasi tersebut.

Ia memastikan Pemkab Donggala akan terus berupaya menjaga kestabilan harga serta memastikan ketersediaan stok bahan pokok hingga perayaan Idul Fitri.

“Saya ingin mendengar langsung kondisi di lapangan dan apa yang dirasakan masyarakat. Bulan Ramadan seharusnya menjadi momen penuh ketenangan dan keberkahan, bukan justru menimbulkan kekhawatiran karena kenaikan harga kebutuhan pokok,” ujar Vera di hadapan para pedagang dan pengunjung pasar.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga memberikan sejumlah arahan kepada perangkat daerah terkait agar segera mengambil langkah konkret untuk mengendalikan harga.

Salah satu fokus utama adalah menekan biaya distribusi dari tingkat petani maupun distributor menuju pasar, sehingga harga yang diterima konsumen dapat lebih terjangkau.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan memperketat pengawasan terhadap potensi praktik penimbunan bahan pokok oleh pihak-pihak tertentu.

Menurutnya, tindakan penimbunan yang bertujuan meraup keuntungan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat tidak dapat ditoleransi.

“Saya sudah menginstruksikan seluruh pihak terkait untuk bekerja lebih maksimal. Ketersediaan stok harus terjamin dan harga harus tetap terkendali, khususnya untuk komoditas utama seperti beras dan minyak goreng,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Donggala juga terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga stabilitas pasokan pangan, antara lain melalui pemantauan rutin harga di pasar-pasar tradisional, koordinasi dengan distributor, serta pelaksanaan program pasar murah di sejumlah wilayah.

Melalui langkah-langkah tersebut, Pemkab Donggala berharap masyarakat dapat menjalani bulan Ramadan hingga merayakan Idul Fitri dengan lebih tenang, tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap ketersediaan maupun kenaikan harga bahan kebutuhan pokok.

Baca Juga: https://penategas.id/jamintel-tegaskan-jaga-desa-bukan-alat-kriminalisasi-tapi-penguat-tata-kelola-desa/

News Feed