Perkuat Pendidikan Agama Sejak Dini, Mitra MBG Salurkan Bantuan ke SD di Banawa

Pendidikan100 Dilihat

PENATEGAS Kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda kembali ditunjukkan melalui aksi sosial yang dilakukan salah satu mitra Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Donggala.

Bantuan berupa Al-Qur’an, buku Iqra, dan kipas angin disalurkan kepada Sekolah Dasar (SD) di Desa Loli, Kecamatan Banawa, Senin (13/07/2026), sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Hawang, S.Sos. kepada perwakilan sekolah, Patimah, S.Pd., dalam sebuah kegiatan sederhana yang berlangsung penuh kehangatan dan rasa syukur.

Meski tanpa seremoni besar, penyerahan bantuan itu memiliki makna mendalam bagi pihak sekolah yang selama ini masih membutuhkan tambahan sarana penunjang proses belajar mengajar.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia usaha, mitra pemerintah, dan masyarakat memiliki peran penting dalam memperkuat sektor pendidikan.

Tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak melalui Program MBG, kepedulian juga diwujudkan melalui dukungan terhadap fasilitas belajar dan pembinaan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.

Di sela-sela penyerahan bantuan, Hawang mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmennya untuk terus berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa.

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah.

Karena itu, setiap pihak memiliki kesempatan untuk berkontribusi sesuai dengan kemampuan masing-masing demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik.

“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para siswa dan guru. Al-Qur’an dan buku Iqra kami harapkan dapat menambah semangat anak-anak dalam belajar membaca Al-Qur’an serta memperkuat pendidikan agama sejak dini.

Sementara kipas angin diharapkan dapat memberikan kenyamanan selama proses belajar mengajar berlangsung,” ujar Hawang.

Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya memberikan manfaat secara fisik, tetapi juga mampu menjadi penyemangat bagi para peserta didik untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

http://Baca Juga: https://penategas.id/2026/07/13/wagub-sulteng-ajak-jemaat-gereja-dan-pemerintah-bersatu-selamatkan-generasi-muda-dari-ancaman-narkoba/

Sementara itu, perwakilan sekolah, Patimah, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada sekolahnya.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti karena akan langsung dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan Al-Qur’an dan buku Iqra akan semakin menunjang proses pembelajaran pendidikan agama Islam, terutama bagi siswa yang sedang belajar membaca Al-Qur’an.

Adapun kipas angin akan membantu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman sehingga siswa dapat mengikuti pelajaran dengan lebih baik.

“Bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami. Kami sangat bersyukur karena masih ada pihak yang memiliki kepedulian terhadap kebutuhan sekolah, terutama dalam mendukung pendidikan agama dan kenyamanan belajar anak-anak,” katanya.

Patimah juga berharap aksi sosial serupa dapat menginspirasi berbagai pihak, baik dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, maupun individu, untuk ikut berpartisipasi dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Donggala.

Menurutnya, kemajuan pendidikan tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah atau tenaga pendidik semata, tetapi membutuhkan sinergi seluruh komponen masyarakat.

Semakin banyak pihak yang peduli terhadap dunia pendidikan, semakin besar pula peluang terciptanya generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki akhlak mulia.

Melalui kegiatan sederhana namun sarat makna tersebut, semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali diperlihatkan.

Dukungan terhadap pendidikan, baik melalui penyediaan fasilitas belajar maupun pembinaan keagamaan, diharapkan terus tumbuh sehingga mampu melahirkan generasi Donggala yang unggul, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai moral serta spiritual yang kuat.